I. Apakah yang dimaksud dengan glioma? Glioma adalah transformasi kanker sel glial dalam sistem saraf (otak dan sumsum tulang belakang) dan merupakan tumor kranial primer yang paling umum. Tumor ini terutama meliputi astrositoma, oligodendroglioma, glioma campuran, dan meningioma ventrikel. Apakah glioma ganas atau jinak? Glioma secara luas diklasifikasikan menjadi dua kategori dalam hal tanda dan gejala biologis. 1. Glioma tingkat rendah (WHO grade 1-2) terdiferensiasi dengan baik, dengan tingkat keganasan yang rendah dan prognosis yang relatif baik. 2 .Glioma tingkat tinggi (WHO grade 3-4), diferensiasi rendah, tumor ganas, prognosis buruk. Apa saja manifestasi klinis glioma? 1 . Gejala umum, sakit kepala, mual, muntah dan gejala tekanan tengkorak tinggi lainnya. 2, gejala lokal, hemiparesis, afasia, ataksia dan tanda-tanda neurologis lainnya. Bagaimana cara mendiagnosis glioma? Pemindaian CT dan MRI kepala ditambah peningkatan bisa menjadi jelas. Bagaimana cara mengobati glioma? Pembedahan: Angkat tumor sejauh mungkin. Radioterapi dapat membunuh sisa tumor dan memperlambat pertumbuhan tumor di area fungsional yang penting. Untuk glioma tingkat tinggi, penggunaan obat kemoterapi dapat secara signifikan memperpanjang waktu kelangsungan hidup pasien. 4, Lainnya Beberapa imunoterapi dan terapi biotarget lainnya belum terbukti secara klinis. Bagaimana prognosis glioma? 1, Glioma WHO kelas 1-2 pasien, kelangsungan hidup rata-rata dalam 8-10 tahun; (Saya mengoperasi pasien 18 tahun setelah kambuhnya operasi ulang, tidak ada afasia hemiplegia setelah operasi, seperti orang normal) 2, Glioma WHO kelas 3 pasien, kelangsungan hidup rata-rata dalam 3-4 tahun; 3, Glioma WHO kelas 4 pasien, kelangsungan hidup rata-rata dalam 1-1,5 tahun. Perlu dicatat bahwa program radioterapi dan kemoterapi yang baru dapat membuat sekitar 10% pasien bertahan hidup hingga lebih dari 5 tahun. 4, Glioma sulit diberantas dan cenderung kambuh. Pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi dapat diulang tergantung pada kondisi pasien. (Gambar berikut ini menunjukkan perbandingan foto sebelum dan sesudah operasi pasien glioma di rumah sakit kami, yang memiliki pergerakan anggota tubuh yang bebas dan tidak mengalami hemiplegia dan afasia setelah operasi) Gambar 1 MRI sebelum operasi menunjukkan adanya glioma yang sangat besar Gambar 2 Eksisi total tumor pasca operasi (posisi horizontal) Gambar 3 Eksisi total tumor pasca operasi (posisi sagital) Gambar 4 Eksisi total tumor pasca operasi (posisi koronal)