Lokasi kanker usus besar yang lebih disukai, dalam urutan menurun, adalah hemikolektomi kanan, kolon sigmoid, rektum, kolon transversal dan kolon desenden, dan akhirnya sekum dan usus buntu. Kanker usus besar adalah tumor ganas yang umum pada saluran pencernaan. Klasifikasi klinis kanker usus besar umumnya didasarkan pada lokasi anatomi usus besar. Usus besar manusia, mulai dari ujung usus halus hingga anus, terbagi menjadi sekum, usus buntu, usus besar naik, usus besar melintang, usus besar turun, usus besar sigmoid, dan akhirnya terhubung ke rektum dan anus. Insiden kanker usus besar tertinggi adalah pada kolon asendens, yang juga disebut bagian kanan usus besar, dan pada kolon desendens, yang juga disebut bagian kiri usus besar, diikuti oleh kanker kolon sigmoid, rektum, kolon transversal, dan kolon desendens, sedangkan kanker sekum dan usus buntu adalah yang paling jarang terjadi. Penting untuk dicatat bahwa lokasi kanker usus besar juga terkait dengan etnis dan jenis kelamin, dan dapat berubah dari waktu ke waktu. Misalnya, tingkat kejadian kanker hemikolektomi kanan pada pria tetap relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir, sementara pada wanita ada dominasi yang jelas. Dalam 30 tahun terakhir, kejadian kanker kolon hemikolektomi kanan telah meningkat lebih nyata pada orang kulit hitam daripada orang kulit putih.