Tubuh sendiri mengeluarkan glukokortikoid, juga dikenal sebagai hormon adrenokortikotropik, dinamai karena sekresinya dari korteks adrenal dan kemampuannya untuk mengatur metabolisme glukosa. Glukokortikoid memiliki efek antiinflamasi yang sangat kuat dalam dosis yang lebih besar, melindungi tubuh dari reaksi inflamasi, serta menekan respons kekebalan tubuh dan memerangi guncangan, dan oleh karena itu, digunakan untuk mengobati banyak kondisi inflamasi, penyakit autoimun dan gangguan lainnya. Meskipun obat ini sangat efektif, namun obat ini dapat memiliki banyak efek samping, seperti akumulasi jaringan adiposa yang abnormal, yang mekanismenya masih belum dipahami dengan jelas. Baru-baru ini, para peneliti dari NIH telah menemukan bahwa glukokortikoid secara langsung mengatur faktor transkripsi Foxa3 dalam jaringan adiposa dan menginduksi akumulasi jaringan adiposa yang berlebihan melalui Foxa3. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal akademik internasional PNAS. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa faktor transkripsi Foxa3 mendorong pembesaran jaringan adiposa viseral dan menekan pengeluaran energi, dan bahwa ekspresi Foxa3 dalam jaringan adiposa secara progresif meningkat oleh diet tinggi lemak dan usia, tetapi tidak ada penelitian yang dilakukan untuk menjelaskan mekanisme regulasi Foxa3 di jaringan adiposa. Dalam studi ini, para peneliti menggunakan analisis prediksi komputasi yang dikombinasikan dengan studi molekuler untuk menunjukkan bahwa Foxa3 dalam adiposit prekursor, adiposit dewasa dan jaringan adiposa diatur oleh reseptor glukokortikoid, dan bahwa Foxa3 juga mempromosikan pengikatan reseptor glukokortikoid ke promotor gen target di jaringan adiposa. Dengan menggunakan tikus, para peneliti menganalisis efek jangka panjang pengobatan deksametason (glukokortikoid) dan menunjukkan bahwa dengan tidak adanya Foxa3, tikus secara khusus menahan akumulasi lemak, tetapi tidak meningkatkan efek samping patologis di hati, otot dan limpa. Studi ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa Foxa3 dalam jaringan adiposa adalah target langsung glukokortikoid dan bahwa Foxa3 memainkan peran penting dalam akumulasi adiposa yang diinduksi glukokortikoid, yang memiliki implikasi penting untuk perbaikan efek samping glukokortikoid dan pengembangan obat berbasis glukokortikoid baru untuk menghindari perkembangan akumulasi adiposa.