Bagaimana cara mencegah nyeri viseral akibat kanker?

Nyeri viseral yang bersifat kanker sangat umum terjadi pada pasien. Pasien sering kali tidak dapat mengungkapkan dengan jelas sifat nyeri yang dirasakan, tetapi mereka merasa sangat tidak nyaman. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat 10 juta pasien kanker baru dan 6 juta kematian akibat kanker di seluruh dunia setiap tahunnya, di mana 50% di antaranya memiliki gejala nyeri kanker dan 70% pasien kanker stadium lanjut memiliki rasa nyeri sebagai gejala utamanya. Di antara pasien yang mengalami nyeri, 50% hingga 80% dari nyeri tersebut tidak dapat dikontrol secara efektif karena berbagai alasan. Saat ini, jumlah pasien kanker baru di China sekitar 1,8 juta per tahun, dan jumlah orang yang meninggal akibat kanker mencapai 1,4 juta per tahun. Penelitian telah menunjukkan bahwa insiden pasien nyeri kanker di Tiongkok mencapai sekitar 50%, dan penyebab nyeri secara langsung disebabkan oleh tumor, yang menyumbang sekitar 80% dari rasa sakit, sementara pengobatan tumor juga dapat menyebabkan rasa sakit, dengan insiden sekitar 10%. 10% lainnya adalah penyebab yang tidak berhubungan dengan tumor atau yang tidak berhubungan. Prognosis: Untuk pasien dengan kanker yang berpotensi dapat disembuhkan, pereda nyeri yang tepat dan efektif dapat secara signifikan meningkatkan kondisi umum pasien dan memungkinkan mereka untuk berhasil menyelesaikan radioterapi klinis, kemoterapi, dan rencana pengobatan anti-tumor lainnya, dan mencapai kesembuhan. Bagi pasien yang sulit disembuhkan, pereda nyeri yang efektif dapat membuat mereka lebih nyaman dalam menjalani hidup dengan tumor, meningkatkan kualitas hidup mereka dan mungkin memperpanjang kelangsungan hidup mereka. Faktanya, sangat mungkin untuk membuat pasien kanker bebas dari rasa sakit atau meminimalkan rasa sakit ke tingkat yang dapat ditoleransi. Menurut informasi yang dipublikasikan oleh WHO, penggunaan obat pereda nyeri saja dapat meredakan nyeri pada 90% kasus. Pencegahan: Kontrol tumor yang intensif adalah cara mendasar untuk mencegah perkembangan nyeri kanker.