Untuk bayi yang baru lahir, cara terbaik untuk memberi makan adalah dengan menyusui. Jika ASI eksklusif tidak dapat memenuhi kebutuhan bayi yang baru lahir, pemberian makanan campuran dapat dipilih. 1. Pemberian makanan campuran: Ketika bayi yang baru lahir diberi makanan campuran, rangsangan kelenjar susu bayi yang baru lahir kepada ibu berkurang, yang tidak kondusif bagi kemampuan ibu untuk mempertahankan jumlah ASI yang cukup, dan tidak memastikan nutrisi yang cukup saat menyusui. Saat pemberian makanan campuran, sistem pencernaan bayi baru lahir belum matang, mudah menyebabkan kembung dan diare serta gejala lainnya. Namun, ini cocok untuk kasus-kasus di mana pemberian ASI eksklusif tidak dapat memenuhi kebutuhan bayi baru lahir. 2. Menyusui: Menyusui dapat meningkatkan ikatan antara ibu dan anak. ASI kaya akan protein, lemak, dan gula yang mudah diserap, yang mudah dicerna dan diserap oleh bayi baru lahir. ASI juga mengandung berbagai macam antibodi dan faktor kekebalan tubuh, yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan kualitas fisik bayi baru lahir.