Bagaimana cara melewati menopause dengan aman?

  Menopause merupakan tahap penting dalam kehidupan seorang wanita. Ini mencakup periode perimenopause dan menopause.  I. Apa itu sindrom menopause?  1. Sindrom menopause mengacu pada perubahan fisik dan emosional yang terjadi pada wanita sekitar usia 50 tahun akibat penurunan kadar estrogen, progesteron dan androgen dalam tubuh sebagai akibat dari menopause, seperti gangguan menstruasi, hot flushes, keringat malam, depresi dan insomnia. Hal ini diperparah oleh komplikasi jangka panjang seperti osteoporosis, gangguan urologis, penyakit kardiovaskular, dll.  2. Menurut literatur domestik dan internasional, 90% wanita menopause memiliki gejala sindrom menopause dengan berbagai tingkat keparahan.  Gejala-gejala menopause dapat dimulai pada usia 40 tahun dan berlangsung 1-2 tahun, atau 10 atau bahkan 20 tahun dalam jangka panjang.  Apa saja gejala sindrom menopause?  1. Gejala saluran genitourinari.  Infeksi saluran kemih berulang, vulva kering dan gatal, vaginitis, inkontinensia urin.  2. Gejala neuropsikiatri.  Depresi, ketidakstabilan emosi, kehilangan ingatan, masalah konsentrasi, insomnia, sakit kepala, dan gejala psikoneurologis lainnya. 75% wanita menopause mengalami gejala-gejala ini.  3. Gejala sistemik dan gejala kardiovaskular.  Hot flushes, berkeringat, jantung berdebar-debar, dada sesak, fluktuasi tekanan darah dan gejala vasodilatasi lainnya.  4. Gejala tulang dan sendi Nyeri dan sakit otot dan sendi. Menurut survei tersebut, prevalensi osteoporosis di kalangan wanita China berusia di atas 60 tahun mencapai 60%.  5. Gejala kulit. Keriput, hiperpigmentasi, sensasi kulit yang tidak normal, dll.  3. Apakah saya memerlukan pengobatan untuk menopause? Bagaimana cara penanganannya?  1. Sekitar 80% wanita menopause berpikir bahwa mereka memerlukan terapi hormon, tetapi kurang dari 1% dari mereka saat ini menerima terapi hormon di Tiongkok.  2. Terapi hormon masih merupakan pengobatan yang paling efektif untuk gejala vasodilatasi dan masalah saluran genitourinari akibat kekurangan hormon.  3.Kekhawatiran: penambahan berat badan, peningkatan insiden kanker, efek samping, peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.  4.Obat yang umum digunakan: Clomid, Anjingyi, dll. 5.Indikator pemantauan: sebelum penggunaan obat, tindak lanjuti setiap enam bulan sekali setelah penggunaan obat. Riwayat medis terperinci dan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan kelenjar susu. Pemeriksaan ginekologi. Skrining kanker serviks. Pengukuran hormon darah. Lipid darah, glukosa darah. Kepadatan tulang.  6. Terapi hormon harus bersifat individual dan terstandardisasi untuk semua indikasi. Aman untuk menggunakan obat di bawah bimbingan dokter.  4. Bagaimana melalui menopause dengan lancar 1.  2. Berteman secara luas dan belajar berbicara.  3. Pertahankan atau kembangkan minat Anda sendiri.  4.Belajarlah untuk mendandani diri sendiri.  5 . Lupakan usia Anda.  6.Tidur dan istirahat dengan baik. 7. Lakukan pemeriksaan fisik secara teratur.  7.Minum lebih banyak susu dan minum suplemen kalsium.