Waktu kehamilan dapat diperkirakan dengan berbagai metode seperti waktu menstruasi terakhir, USG perut, kertas tes ovulasi, atau waktu transfer embrio.
1. Untuk wanita yang memiliki menstruasi teratur, waktu kehamilan dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir.
2. Untuk wanita dengan menstruasi yang tidak teratur, waktu kehamilan dapat diperkirakan secara kasar dengan USG perut untuk mengetahui perkembangan embrio.
3. Untuk wanita yang melakukan pemantauan ovulasi atau reproduksi berbantu, waktu kehamilan dapat diperkirakan dengan menggunakan kertas tes ovulasi.
4. Untuk wanita dengan reproduksi berbantu, waktu kehamilan biasanya dihitung dari dua minggu sebelum tanggal pemindahan embrio.
Ada berbagai metode untuk menghitung waktu kehamilan, dan hasil dari berbagai metode tersebut bervariasi sampai batas tertentu, sehingga disarankan untuk memilih metode proyeksi yang sesuai dengan situasinya.