Menilai tingkat keparahan artritis reumatoid

       Status fungsional pasien dengan artritis reumatoid umumnya dinilai berdasarkan kombinasi faktor-faktor seperti kemampuan pasien untuk merawat diri mereka sendiri termasuk berpakaian, mandi, makan, make-up dan toileting, hobi termasuk rekreasi dan waktu luang, dan kegiatan pekerjaan seperti belajar, bekerja dan kegiatan rumah tangga. Klasifikasi fungsi sendi dari American College of Rheumatology sekarang umum digunakan untuk menentukan keparahan lesi sendi.  Tingkat I: Persendian dapat bergerak bebas dan dapat melakukan tugas-tugas yang biasa dilakukan tanpa hambatan.  Tingkat II: Pembatasan gerakan sendi yang sedang dengan rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada satu atau beberapa sendi, tetapi mampu mengelola kehidupan sehari-hari.  Tingkat III: Pembatasan gerakan sendi yang signifikan, ketidakmampuan untuk melakukan pekerjaan dan kesulitan dalam mengelola kehidupan sehari-hari.  Tingkat IV: Kehilangan mobilitas yang besar atau total, dengan pasien terbaring di tempat tidur atau tergantung pada kursi roda untuk jangka waktu yang lama dan tidak mampu merawat diri mereka sendiri.  Diperkirakan 15% pasien memiliki fungsi sendi Grade I, 40% memiliki Grade II, 30% memiliki Grade III dan 15% memiliki Grade IV. Tugas para ahli reumatologi saat ini adalah memungkinkan lebih banyak pasien artritis reumatoid untuk mempertahankan fungsi tingkat I dan II jangka panjang dan untuk mengurangi kejadian kecacatan. Pasien dengan artritis reumatoid harus diobati sedini mungkin.