Keyakinan (Saya percaya saya memiliki kemampuan untuk mengubah bagian dari diri saya yang perlu diubah); Keberanian (Saya memiliki keberanian untuk menghadapi kesulitan apa pun yang mungkin muncul); Ketekunan (Saya mungkin tergoda untuk mundur dari proses konseling, tetapi saya dapat bertahan); Kemampuan untuk menanggung rasa sakit (Selama proses konseling dan terapi, ada yang sudah menjadi kebiasaan, ada yang tidak biasa, ada yang Saya bersedia untuk berjuang dan menghadapi rasa sakit yang menyertainya!) (Saya tidak mudah bagi siapa pun untuk mengubah saya, kecuali saya bersedia mengubah diri saya sendiri, dan saya bersedia melakukan perubahan dan siap menanggung konsekuensinya). 1. Konseli sendiri harus memiliki keinginan untuk berkonsultasi secara psikologis. Hal ini membantu untuk menghadapi masalah psikologis, untuk memberikan gambaran yang lengkap dan jelas tentang situasi, dan untuk membuka diri dan curhat kepada orang tersebut dengan cara yang sudah terapeutik. Jika konselor dibawa oleh teman atau kerabat untuk melakukan konseling pasif, efeknya akan terpengaruh. 2. Membangun hubungan interaktif yang baik. Psikolog benar-benar menjaga kerahasiaan masalah pribadi, sehingga keterbukaan Anda bermanfaat bagi dokter dalam membuat diagnosis dan memberikan bantuan. Hubungan konseling yang saling percaya dan saling menghormati adalah awal dari keberhasilan, dan bermanfaat bagi dua orang untuk menyelesaikan masalah satu orang. Ada juga beberapa masalah psikologis yang membutuhkan keterlibatan simultan dari orang-orang yang terlibat dalam konseling, seperti keterlibatan orang tua dengan masalah anak dan pasangan dengan masalah perkawinan. 3. Konsep waktu untuk konseling psikologis. “Penyakit datang dan pergi seperti gunung.” Masalah psikologis merupakan hasil “akumulasi” jangka panjang dari berbagai penyebab, dan perlu waktu dan proses untuk menyelesaikannya, terlebih lagi perlu kesabaran dan usaha dari klien. 4. Apa yang bisa klien dapatkan dari hal tersebut? Yang dapat mereka lakukan adalah membantu Anda mengklarifikasi fakta, menganalisis pro dan kontra, membuka dan mengubah pikiran Anda, menyalurkan emosi negatif Anda, dan membantu Anda menemukan kekuatan dan potensi Anda dengan menggunakan metode psikologis untuk merefleksikan pertumbuhan Anda sendiri. 5. Partisipasi aktif dari klien sangatlah penting. Tujuan utama dari konseling psikologis adalah untuk membantu orang untuk membantu diri mereka sendiri. Hal ini akan memungkinkan individu untuk menggunakan pengalaman yang tidak menyenangkan sebagai kesempatan yang baik untuk pertumbuhan diri, untuk melihat kehidupan dalam krisis dan harapan dalam kesulitan. Hal ini akan memungkinkan mereka untuk merefleksikan kemunduran mereka secara serius, menarik pelajaran dari mereka, meningkatkan kebijaksanaan mereka dalam hidup dan menggunakan kondisi yang ada untuk memberikan permainan penuh pada kemampuan mereka untuk mewujudkan harga diri mereka.