Cara memperpendek jumlah hari menstruasi

Secara umum, periode menstruasi yang normal berlangsung antara 3 hingga 7 hari dan tidak perlu memperpendek jumlah hari. Jika jumlah hari menstruasi melebihi nilai normal, tes USG dan hormon seks harus dilakukan untuk mengklarifikasi penyebab masalahnya. 1. Gangguan endokrin: misalnya, perdarahan uterus yang tidak normal selama menopause, perdarahan uterus yang tidak normal selama masa pubertas, insufisiensi atau atrofi luteal, atau gangguan endokrin karena stres kerja jangka panjang dan stres emosional, dapat dimanifestasikan sebagai hari menstruasi yang berkepanjangan. Pasien harus berkonsultasi dengan dokter. Pasien harus diobati dengan obat hormonal di bawah bimbingan dokter profesional, seperti suplemen progesteron untuk pasien dengan perdarahan uterus abnormal selama menopause atau fungsi luteal yang tidak normal, dan kontrasepsi jangka pendek majemuk untuk pasien dengan perdarahan uterus abnormal selama masa pubertas. Pada saat yang sama, Anda harus rileks dan mengatasi kecemasan, depresi, dan emosi negatif lainnya untuk meningkatkan pemulihan fisik. 2. Penyakit rahim: Pasien dengan fibroid rahim, polip endometrium, dan divertikula parut rahim perlu dinilai secara komprehensif sesuai dengan gejalanya dan ukuran fibroid, polip, dan divertikula parut untuk menentukan apakah akan diberikan obat atau operasi. Untuk gejala yang ringan, obat-obatan seperti mifepristone dan asam traneksamat dapat diberikan di bawah pengawasan medis. Jika gejalanya parah, diperlukan tindakan pembedahan.