Apa itu gangguan kepribadian?

  Apa itu gangguan kepribadian

  Gangguan kepribadian adalah penyimpangan yang nyata dari ciri-ciri kepribadian normal yang menghasilkan pola perilaku abnormal yang konsisten yang mencerminkan gaya hidup individu dan hubungan interpersonal. Pola ini merupakan penyimpangan yang signifikan dari latar belakang budaya tertentu dan gaya kognitif umum (terutama dalam perlakuan terhadap orang lain), dan secara signifikan mempengaruhi fungsi sosial dan pekerjaan orang tersebut, yang mengakibatkan maladaptasi terhadap lingkungan sosial, di mana pasien tertekan dan yang telah menjadi signifikan secara klinis. Meskipun tidak ada gangguan intelektual, pola perilaku maladaptif sulit diperbaiki dan hanya sebagian kecil pasien yang membaik ke tingkat yang lebih besar di masa dewasa.

  Biasanya dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja dan terus berkembang dari waktu ke waktu hingga dewasa atau sepanjang hidup. Jika penyimpangan kepribadian disebabkan oleh penyakit fisik (misalnya ensefalopati, cedera otak traumatis, alkoholisme kronis, dll.) atau sekunder dari berbagai gangguan kejiwaan, maka disebut sebagai perubahan kepribadian.

  Kriteria Diagnostik untuk Gangguan Kepribadian

  [Kriteria Gejala] Pengalaman internal dan karakteristik perilaku individu (tidak terbatas pada episode gangguan mental) menyimpang secara nyata dari kisaran yang diharapkan dan diterima dari budayanya secara keseluruhan, penyimpangan tersebut tersebar luas, stabil dan jangka panjang, dan setidaknya ada 1 dari yang berikut ini.

  (1) Penyimpangan abnormal dalam kognisi (cara di mana orang dan benda-benda dipersepsikan, dan ditafsirkan, dan dengan demikian sikap dan citra diri dan orang lain terbentuk);

  (2) Penyimpangan abnormal dalam afek (rentang, intensitas, dan gairah serta respons emosional yang sesuai);

  (3) penyimpangan abnormal dalam pengendalian impuls dan dalam kepuasan kebutuhan pribadi;

  (4) Penyimpangan abnormal dalam hubungan interpersonal.

  Kriteria Keparahan] Penyimpangan abnormal dari pola perilaku spesifik yang menyebabkan distress atau maladjustment sosial pada pasien atau orang lain (misalnya anggota keluarga).

  [Kriteria perjalanan penyakit] Dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja, sekarang berusia 18 tahun atau lebih, dan telah berlangsung selama minimal 2 tahun.

  [Kriteria Pengecualian] Penyimpangan abnormal dari sifat-sifat kepribadian bukan merupakan manifestasi atau konsekuensi dari penyakit fisik atau gangguan mental.

  Penyebab gangguan kepribadian itu kompleks, dan sejumlah besar data penelitian dan praktik klinis menunjukkan bahwa faktor biologis, psikologis dan lingkungan sosial semuanya dapat berdampak pada pembentukan kepribadian. Sekarang secara umum diterima bahwa gangguan kepribadian terbentuk sebagai akibat dari cacat bawaan di otak dan pengaruh faktor lingkungan yang berbahaya (terutama faktor psiko-sosial). Faktor biologis adalah salah satu penyebab gangguan kepribadian, tetapi mungkin bukan yang utama.

  Gangguan kepribadian dapat dibagi menjadi beberapa jenis berikut menurut manifestasinya.

  Gangguan kepribadian yang kejam

  Gangguan kepribadian skizotipal

  Gangguan kepribadian antisosial

  Gangguan kepribadian agresif

  Gangguan Kepribadian Menghindar

  Gangguan Kepribadian Paranoid

  Gangguan Kepribadian Obsesif-Kompulsif

  Gangguan Kepribadian Narsistik

  Sekali kepribadian seseorang terbentuk, seringkali stabil dan tidak mudah untuk diubah. Namun, melalui penguatan regulasi diri dan berbagai perawatan (termasuk pelatihan adaptasi lingkungan, pekerjaan dan bimbingan perilaku, penyesuaian interpersonal, dll.), gangguan kepribadian dapat diperbaiki sampai batas tertentu.