Apakah bedah mikro yang dikombinasikan dengan terapi fotodinamik untuk glioma?

  Glioma maligna adalah tumor otak yang paling umum dengan pertumbuhan infiltratif dan tingkat kekambuhan yang tinggi setelah reseksi bedah, dan efek samping radioterapi dan kemoterapi konvensional sangat besar dan kemanjurannya tidak ideal. Menurut pengamatan klinis, 90% kekambuhan berada dalam jarak 2 cm dari fokus utama, sehingga kunci untuk mengendalikan kekambuhan, memperpanjang kelangsungan hidup, dan meningkatkan kualitas hidup pasien adalah dengan membunuh sel tumor yang tersisa di sekitar fokus utama setelah operasi.  Terapi fotodinamik (PDT) adalah metode tambahan yang efektif untuk pengobatan tumor ganas. Reaksi fotokimia dari fotosensitizer di dalam sel tumor menghasilkan ion mono-oksigen yang relatif spesifik untuk membunuh sel tumor. Rasio konsentrasi fotosensitizer dalam jaringan tumor terhadap jaringan normal adalah 30:1 pada glioblastoma multiforme, 12:1 pada astrositoma mesenkim, dan 8:1 pada astrositoma, sedangkan konsentrasi dalam jaringan normal di sekitarnya rendah dan dimetabolisme dengan cepat, sehingga menghasilkan lebih sedikit kerusakan dan efek samping. Banyak ahli di dalam dan luar negeri telah melakukan banyak penelitian dasar dan klinis pada PDT untuk pengobatan tumor ganas, dan telah membuat kemajuan yang luar biasa.