Penggunaan diagnostik istilah “bahu beku” membingungkan dan memiliki tiga arti luas: 1. nyeri bahu, yang diagnosisnya tidak jelas dan harus diberikan diagnosis yang tidak terinformasi, yang masih cukup umum di Tiongkok. 2. Istilah ini mengacu pada sindrom nyeri yang menyebabkan disfungsi sendi bahu, yaitu “bahu beku” dalam arti luas, yang sekarang semakin jarang digunakan dan telah digantikan oleh istilah diagnostik yang lebih tepat: robekan manset rotator, tendonitis supraspinatus kalsifikasi, bursitis subakromialis, tenosinovitis tendon bisep longus, ligamentitis sinovial rostral atau rostro-humeral, bahu beku, artritis akromioklavikularis, dan sindrom jebakan saraf supraskapular. Lokalisasi spesifik dan diagnosis sindrom jebakan saraf suprascapular dan sindrom pelampiasan subakromial. 3. Istilah “bahu beku” saja.