Malformasi arteriovenosa serebral, terutama malformasi arteriovenosa besar, menimbulkan kesulitan dan hambatan yang sangat besar terhadap penanganan klinis karena luasnya massa yang mengalami malformasi, banyaknya arteri yang menyuplai darah, dan vena yang menguras vena yang tebal dan dalam. Kraniotomi sering kali dapat menyebabkan perdarahan yang fatal atau gejala sisa yang serius yang mempengaruhi kualitas hidup pasien, dan oleh karena itu tidak direkomendasikan sebagai pilihan pertama untuk pengobatan malformasi arteriovenosa besar. Emboliasi intervensi invasif minimal melibatkan penyuntikan bahan emboli cair ke dalam sarang pembuluh darah yang mengalami malformasi melalui sistem kateter mikro khusus untuk menghentikan aliran darah melalui sarang tersebut, sehingga dapat menyembuhkannya. Namun, hampir tidak mungkin untuk sepenuhnya menyembuhkan malformasi arteriovenosa raksasa yang besar hanya dengan satu atau beberapa kali embolisasi. Perawatan Radiosurgery Gamma Knife membutuhkan massa vaskular yang cacat dengan diameter kurang dari 3 cm dan tidak dapat mengobati malformasi arteriovenosa yang besar dan masif. Namun, apakah malformasi arteriovenosa yang besar tidak ada harapan dan tidak dapat disembuhkan? Jawabannya jelas tidak! Kemajuan medis telah dicapai dalam pengobatan malformasi arteriovenosa besar, berkat berbagai teknik bedah, peralatan, bahan intervensi, dan perbaikan perangkat. Kombinasi intervensi invasif minimal dengan kraniotomi dan perawatan Pisau Gamma menawarkan kemungkinan untuk menyembuhkan malformasi arteriovenosa besar. Intervensi invasif minimal biasanya digunakan untuk mengembolisasi sebagian besar massa vaskular yang mengalami malformasi, dengan reseksi bedah atau perawatan pisau gamma pada bagian yang tersisa sering kali mencapai hasil yang memuaskan. Tentu saja, pengalaman klinis dan rencana perawatan individual diperlukan untuk mencapai hasil yang memuaskan.