Bagaimana cara mendiagnosis sudut mulut yang terkulai karena kelumpuhan wajah?

Ini adalah penyakit yang umum dan sering terjadi yang ditandai dengan disfungsi otot-otot motorik ekspresi wajah, dan dapat terjadi pada semua kelompok usia. Saat makan, sisa makanan sering tertahan di ruang bukal pada sisi yang terkena, dan air liur sering mengalir dari sisi tersebut. Diagnosis mulut terkulai akibat facial palsy: 1. Gerakan mengangkat alis: Periksa fungsi motorik otot frontal-oksipital bagian depan. Pada kasus yang parah, dahi rata, kerutan biasanya tidak ada atau berkurang secara signifikan, dan aspek lateral alis terkulai secara signifikan. 2 .Kerutan: Periksa apakah otot kerutan dapat bergerak dan apakah amplitudo gerakan alis sama di kedua sisi. 3 . Penutupan Mata: Saat menutup mata, perhatikan apakah sudut mulut di sisi yang terkena memiliki gerakan mengangkat, apakah sisi yang terkena dapat ditutup rapat, dan tingkat penutupan. 4 . Mengangkat hidung: Amati apakah ada kerutan pada otot-otot penekan hidung dan apakah amplitudo gerakan bibir atas sama di kedua sisi. 5 . Memperlihatkan gigi: Amati amplitudo gerakan sudut mulut di kedua sisi, apakah celah mulut berubah bentuk, serta jumlah dan tinggi gigi atas dan bawah yang terbuka. 6 . Mie: Amati apakah jarak dari sudut mulut ke tengah orang tersebut sama, dan apakah bentuk mulutnya simetris. 7. Mengembungkan pipi: Periksa fungsi motorik otot orbicularis oris.