Mengeluarkan air liur di siang hari dapat disebabkan oleh kondisi seperti penyakit otak, penyakit Parkinson, kelumpuhan saraf wajah, dan lesi mulut.
Penyakit serebrovaskular akut: terbagi menjadi infark serebral dan pendarahan otak, yang disebabkan oleh terkulai salah satu sisi sudut mulut yang menyebabkan air liur mengalir tanpa sadar dari sisi sudut mulut yang terkulai, dan terkadang terdapat defisit sensorik, kelemahan anggota tubuh, dan bicara cadel.
Penyakit Parkinson: Selain mengeluarkan air liur, penyakit ini dapat disertai dengan kesulitan untuk memulai, berkurangnya ekspresi wajah, dan gemetarnya lengan dan kaki tanpa disengaja. Penyakit Alzheimer (demensia): manifestasi utamanya adalah gangguan perilaku dan disfungsi kognitif yang progresif, gejala yang umum terjadi adalah demensia, kehilangan ingatan, dan lain-lain, dan manifestasi air liur dapat terjadi.
Kelumpuhan saraf wajah: sering bermanifestasi sebagai air liur yang keluar tanpa disadari, serta mulut yang bengkok, bicara tidak jelas, dll.
Penyakit mulut: sariawan, radang gusi, radang lidah, dll. menyebabkan iritasi kelenjar ludah, sehingga sering mengeluarkan air liur.
Harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, pengobatan gejala, pengobatan mengikuti petunjuk dokter.