Terapi psikologis untuk kecemasan dibagi menjadi terapi kognitif dan terapi modifikasi perilaku, sebagai berikut: 1. Terapi kognitif: Pasien dapat diajarkan untuk mengenali kecemasan sebagai emosi defensif yang normal, untuk mengenali bagaimana kecemasan itu muncul dan apa signifikansinya, untuk mengenali bahwa kecemasan akan menyertai mereka, dan untuk mencoba hidup dengannya. 2. Terapi modifikasi perilaku: Pasien dapat diajarkan untuk melakukan latihan pernapasan atau meditasi, dan melalui Perubahan perilaku ini dapat digunakan untuk menangkal kecemasan dengan membuat pernapasan lebih lancar, detak jantung lebih tenang, dan tubuh lebih rileks. Gangguan kecemasan adalah kelompok umum gangguan kejiwaan yang ditandai dengan kecemasan yang berlebihan, kekhawatiran, ketakutan, dan ketakutan tentang hal-hal atau situasi nyata yang memengaruhi pekerjaan dan kehidupan normal dan menyebabkan kesusahan besar.