Pedoman Pengobatan Karsinoma Sel Ginjal (Edisi 2022)

I. Gambaran Umum

II. Epidemiologi dan etiologi

(i) Epidemiologi.

(ii) Etiologi.

Tabel 1 Karsinoma sel ginjal herediter umum dan manifestasi klinis

Histopatologi

(i) Patologi kotor.

(ii) Klasifikasi.

Tabel 2 Klasifikasi histologis WHO untuk patologi tumor sel ginjal pada tahun 2016

1. Karakteristik jenis patologis karsinoma sel ginjal yang umum

(1) Karsinoma sel ginjal sel bening

(2) Karsinoma sel ginjal papiler

(3) Karsinoma sel yang mencurigakan

(4) Tumor ginjal kistik multi-kompartemen dengan potensi keganasan rendah

(5) Mengumpulkan karsinoma saluran dan medula ginjal

2. Ciri-ciri patologis dari jenis karsinoma sel ginjal yang langka

(1) Karsinoma metastasis keluarga MiT

(2) Karsinoma sel ginjal terkait kista ginjal yang didapat

(3) Karsinoma sel ginjal papiler sel bening

(4) Penyakit tumor otot polos herediter dan sel ginjal terkait karsinoma sel ginjal

(5) Karsinoma sel ginjal yang kekurangan dehidrogenase suksinat

(6) Karsinoma kistik tubulointerstitial

(7) Karsinoma sel tubular mukinous dan sel gelendong

(8) Karsinoma sel ginjal, tidak terklasifikasi

(iii) Penilaian.

Tabel 3 Kriteria penilaian nuklir WHO/ISUP untuk karsinoma sel ginjal, edisi 2016

(iv) Pementasan.

Tabel 4 Pementasan TNM karsinoma sel ginjal, AJCC edisi ke-8 2017

Tabel 5 Penahapan klinis/subkelompok prognostik untuk karsinoma sel ginjal

IV.

(i) Presentasi klinis.

(ii) Uji laboratorium.

(iii) Uji pencitraan.

Tabel 6 Klasifikasi Bosniak dan pengelolaan massa kistik ginjal

V. Penilaian prognostik karsinoma sel ginjal stadium lanjut/metastatik

Tabel 7 Kriteria penilaian risiko prognostik untuk karsinoma sel ginjal stadium lanjut

VI. Pengobatan

(i) Perawatan bedah.

Tabel 8 Klasifikasi klinis Mayo untuk tumor colokan klasifikasi lima tingkat

(ii) Perawatan intervensi.

1. Embolisasi

2. Terapi Ablasi

(iii) Pemantauan aktif.

(iv) Terapi obat.

(v) Pengobatan obat herbal Tiongkok.

(vi) Radioterapi.

(vii) Reaksi merugikan yang umum terhadap obat target dan penatalaksanaannya.

Tabel 9 Penilaian hipertensi terkait obat dalam terapi target karsinoma sel ginjal

Tabel 10 Penilaian toksisitas hematologi dari terapi yang ditargetkan untuk karsinoma sel ginjal

Tabel 11 Penilaian sindrom kaki-tangan dan toksisitas kulit dari terapi target untuk karsinoma sel ginjal

Tabel 12 Penilaian efek samping gastrointestinal dari terapi yang ditargetkan untuk karsinoma sel ginjal

Tabel 13 Penilaian hipotiroidisme dalam terapi target untuk karsinoma sel ginjal

(H) Pengobatan karsinoma sel ginjal terbatas.

(ix) Pengobatan karsinoma sel ginjal yang progresif secara lokal.

(x) Pengobatan karsinoma sel ginjal stadium lanjut/metastatik.

1. Perawatan bedah

2. Terapi sistemik

(1) Uji klinis

(2) Terapi sistemik untuk karsinoma sel ginjal dominan sel bening

(1) Pengobatan lini pertama karsinoma sel ginjal yang dominan sel bening.

(2) Pengobatan lanjutan karsinoma sel ginjal dominan sel bening

Tabel 14 Strategi pengobatan obat untuk karsinoma sel ginjal sel jernih metastatik atau tidak dapat dioperasi

(3) Terapi sistemik untuk karsinoma sel ginjal bukan sel bening

Tabel 15 Strategi pengobatan obat untuk karsinoma sel ginjal non-sel jernih yang metastatik atau tidak dapat dioperasi

3. Radioterapi paliatif

4. Prinsip-prinsip pengobatan untuk metastasis pada lokasi tertentu

VII. Tindak lanjut

(a) Tindak lanjut pasca-operasi.

(ii) Tindak lanjut pasien dengan pengobatan lokal.

(c) Tindak lanjut pasien dengan penyakit lanjut.