Gout adalah penyakit metabolik yang disebabkan oleh metabolisme purin yang tidak normal di dalam tubuh, yang mengakibatkan penumpukan asam urat dalam darah dan iritasi pada lapisan sinovial sendi. Hal ini dapat bermanifestasi sebagai artritis akut, artritis kronis dan bahkan dapat berkembang menjadi nefropati gout, yang menyebabkan gagal ginjal. Purin adalah bahan pembangun bahan inti dalam sel. Dalam keadaan normal, purin yang dikonsumsi dari makanan dan diproduksi oleh metabolisme tubuh sendiri dikeluarkan dalam urin melalui ginjal sebagai asam urat. Ini adalah keseimbangan, dan jika keseimbangan ini terganggu, purin dapat menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh. Langkah pertama dalam pengobatan asam urat adalah pencegahan, dan cara penting untuk mencegahnya adalah dengan mengontrol asupan makanan yang mengandung purin dalam makanan. Makanan apa saja yang mengandung purin tinggi? Tergantung pada jumlah purin dalam makanan, makanan ini dibagi ke dalam kategori berikut. Pertama, makanan yang mengandung purin paling banyak (standarnya adalah 150-1000mg purin per 100g) adalah: hati, otak, ginjal, babat, sarden, ikan teri, telur ikan, pankreas, kaldu kental, ekstrak daging dan kuah kental. Makanan kedua yang tinggi purin (standarnya adalah 75-150mg purin per 100g) adalah: lentil, kacang kering, kacang polong kering, ikan mas, halibut, ikan bass laut. Kerang, ham asap, daging babi, daging sapi, lidah sapi, daging sapi muda, burung pegar, merpati, bebek, mallard, burung puyuh, angsa, domba, kelinci, daging rusa, kalkun, belut, pangasius, kaldu ayam ringan, kaldu daging ringan dan kaldu hati ringan. Kelompok ketiga makanan dengan kandungan purin rendah (<75mg purin per 100g) adalah: kembang kol, asparagus, lobster, buncis, kacang hijau, kacang polong segar, kacang polong, kacang merah, bayam, jamur, muesli, makarel, ikan segar, salmon, tuna, ikan putih, lobster, ayam, ham, kaldu daging domba, kacang tanah, dan roti dedak. Kelompok keempat makanan yang mengandung purin sangat sedikit (standarnya <30mg per 100g) adalah susu, keju, telur, buah-buahan, kakao, kopi, teh, teripang, jus buah, minuman, susu kedelai, manisan, madu, serealia olahan seperti tepung fufu, beras yang ditumbuk halus, jagung, sayur-sayuran seperti kepala ungu, kubis, wortel, seledri, mentimun, terong, labu musim dingin, kentang, ubi, selada, tomat, daun bawang, kubis, labu dan selai. Penderita asam urat dapat memilih makanan ini sesuai dengan kondisi Anda dan sesuai dengan saran dokter Anda. Namun, jika Anda menderita gout akut, yang terbaik adalah mengonsumsi makanan dalam kelompok keempat.