Bagaimana penderita asam urat dapat diobati dalam diet mereka

       Gout adalah kelompok penyakit heterogen yang disebabkan oleh gangguan metabolisme purin dan / atau gangguan ekskresi asam urat dalam tubuh, fitur klinis utama adalah hiperurisemia. Artritis gout akut adalah gejala pertama gout primer, biasanya pada tungkai bawah, dan sering dipicu oleh stres emosional, terlalu banyak bekerja, makan berlebihan, penyalahgunaan alkohol, dll. Timbulnya penyakit ini cepat, dengan timbulnya nyeri sendi yang parah secara tiba-tiba pada malam hari, disertai demam dan gejala sistemik lainnya. Gejala-gejala biasanya mereda setelah 3-10 hari, tetapi bisa kambuh setelah beberapa tahun atau bulan. Dalam beberapa tahun terakhir, kejadian gout telah meningkat dan menjadi lebih muda seiring dengan meningkatnya standar hidup masyarakat dan perubahan pola makan mereka.      Tidak ada pengobatan khusus untuk asam urat dan hiperurisemia. Pengobatan Barat dapat meredakan gejalanya untuk sementara waktu, tetapi sering kali mudah kambuh setelah menghentikan obat dan memiliki banyak efek samping, sehingga sulit untuk mencapai penggunaan jangka panjang.  Selain pengobatan aktif, diet yang wajar juga penting. Kontrol yang ketat terhadap asupan makanan purin tinggi merupakan bagian penting untuk mencegah kekambuhan artritis gout akut. Hal ini tercermin dalam aspek-aspek berikut ini: 1. Diet ringan. Diet rendah purin dari roti, biskuit soda, tepung, sereal, bubuk akar teratai, jagung, jus buah, wortel, mentimun, labu, ubi dan tomat harus menjadi andalan, sementara asupan makanan tinggi purin seperti kembang kol, bayam, kacang-kacangan, lobster, jamur, jeroan hewan, sarden dan anggur harus dikontrol secara ketat.  2. Perhatikan untuk minum lebih banyak air. Kurangi minum minuman asam. Pasien dengan fungsi jantung dan ginjal normal harus diinstruksikan untuk minum banyak air. Sekitar 2000 hingga 3000m1 per hari untuk mengencerkan konsentrasi asam urat dalam darah dan meningkatkan ekskresi garam asam urat.  3. Nonaktifkan obat-obatan yang dapat memicu serangan asam urat. Aspirin yang sebenarnya, takifilaksis, vitamin B12 dan sulfonamida, misalnya.  4.Terapi obat. Seperti sup kacang hijau dan jelai. Sup bunga bakung, bubur bunga bakung, dll. Selain pola makan, Anda juga harus memperhatikan untuk menjaga kehangatan, menghindari kedinginan, menggabungkan kerja dan istirahat, dan menjaga suasana hati Anda tetap rileks.