Pilihan pengobatan depresi sedang

Depresi terutama dikaitkan dengan berbagai faktor seperti faktor genetik, tekanan mental dan peristiwa besar. Sebagian besar pasien dengan depresi sedang, setelah pengobatan aktif jangka panjang, dapat kembali ke keadaan sebelum onset mereka dan kembali ke kehidupan keluarga dan sosial yang normal. Pengobatan klinis untuk depresi sedang didasarkan pada psikoterapi, obat-obatan dan terapi fisik: 1. Psikoterapi: Pasien dengan depresi sedang dapat mencoba psikoterapi terlebih dahulu, dan setelah psikoterapi tidak efektif, mereka dapat diobati dengan obat-obatan. Hal ini dapat memfasilitasi pemulihan depresi sedang. Selain itu, pasien depresi juga harus belajar mengatur diri sendiri, mencoba memperluas lingkaran sosial mereka, melakukan olahraga favorit mereka dengan tepat, menjaga pola makan dan kebiasaan gaya hidup yang baik, dan meningkatkan pemulihan sesegera mungkin dengan menghilangkan suasana hati yang buruk; 2, pengobatan: pengobatan adalah cara utama untuk mengobati depresi sedang, dan ada banyak obat yang biasa digunakan dalam praktik klinis, terutama termasuk sertraline, paroxetine, dan penghambat reuptake 5-hydroxytryptamine selektif lainnya. Obat-obatan di atas dapat menghambat reuptake epinefrin dan dopamin, yang pada gilirannya dapat mengatur saraf dan meredakan depresi sedang; 3. Fisioterapi: stimulasi magnetik transkranial berulang, stimulasi listrik otak dalam, dan perawatan fisioterapi lainnya dapat mengatur rangsangan neuron di otak pasien untuk mencapai tujuan meredakan depresi sedang.