Bagaimana cara menggunakan bantalan kaki untuk mengobati cedera ligamen talofibular anterior kronis?

  Departemen Bedah Kaki dan Pergelangan Kaki, Rumah Sakit Tongren Beijing, Capital Medical University Tujuan penelitian: untuk memahami hasil klinis pasien yang masih mengalami nyeri persisten di bagian depan pergelangan kaki bagian luar lebih dari 3 bulan setelah keseleo pergelangan kaki setelah perawatan dengan bantalan kaki.  BAHAN DAN METODE: Dari Januari 2014 hingga Maret 2015, total 21 pasien, 5 laki-laki dan 16 perempuan, berusia 14-35 tahun, yang masih memiliki rasa sakit yang terus-menerus di bagian depan pergelangan kaki luar 3-9 bulan setelah keseleo pergelangan kaki dirawat di klinik rawat jalan. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya adalah pasien yang beristirahat tanpa perawatan formal setelah keseleo pergelangan kaki. Sembilan kasus diimobilisasi dengan kawat gigi atau gips setelah cedera, empat di antaranya tidak diimobilisasi sesuai dengan persyaratan dokter. Semua pasien (yang memiliki tes laci pergelangan kaki positif) dirawat dengan bantalan kaki selama 6 minggu. Skor AOFAS diselidiki sebelum digunakan, setelah 1 minggu penggunaan dan setelah 6 minggu penggunaan. Metode statistik dianalisis menggunakan ANOVA. 4 kasus hilang untuk ditindaklanjuti.  Hasil: Skor AOFAS rata-rata adalah 74.41±12.309 sebelum pengobatan, 88.12±8.108 selama pengobatan dan 89.53±8.501 setelah pengobatan. hasil statistik secara statistik signifikan p<0.00 antara pra-perawatan dan pengobatan, dan antara kelompok pra-perawatan dan pasca-perawatan. p=0.262 tidak signifikan secara statistik antara perbandingan antara kelompok pengobatan dan pasca-perawatan.  Kesimpulan: Bantalan kaki memiliki efek terapeutik yang signifikan pada cedera ligamen talofibular anterior kronis.