Aktivitas berikut ini dapat membantu memperlambat kehilangan memori pada lansia: 1. Olahraga aerobik: Olahraga dapat meningkatkan pertumbuhan neuron baru di tonjolan seperti hipokampus yang memainkan peran utama dalam proses ingatan umum. 2 . Gunakan otak Anda dengan rajin: bermain game adalah cara yang lebih baik untuk melakukannya, dan perangkat lunak game telah digunakan untuk membantu pasien yang menderita stroke atau trauma otak untuk pulih; mempelajari pengetahuan baru, membaca, dll. 3 . Berpartisipasi dalam kegiatan kelompok di masyarakat: Menari, bermain bola, dan kegiatan sosial lainnya yang sesuai dapat membantu mengurangi timbulnya kecemasan dan depresi. 4 . Relaksasi: Para peneliti di Rumah Sakit Douglas menemukan bahwa orang tua dengan kadar hormon stres kortisol yang tinggi dalam darahnya memiliki tonjolan hipokampus yang lebih kecil dan memiliki kinerja terburuk dalam tes memori. Oleh karena itu, mengurangi stres juga dapat memperlambat kehilangan memori. 5, terapi musik: percobaan telah membuktikan bahwa beberapa musik yang indah dapat merangsang kegembiraan otak yang sesuai, membiarkan pasien rileks, dapat memainkan peredaan psikologis dan meringankan peran kecemasan, juga dapat menunda kehilangan memori.