Penyakit Alzheimer ditandai dengan timbulnya gejala yang lambat dan sering kali tidak disadari pada tahap awal. Anggota keluarga sering kali mengira bahwa pasien menderita gejala-gejala yang biasa terjadi pada orang lanjut usia, dan ketika ditemukan, penyakit ini telah berada pada tahap menengah atau akhir, sehingga kesempatan untuk mendapatkan pengobatan dini dan baik menjadi hilang. Oleh karena itu, kita harus memberi perhatian khusus pada manifestasi awal penyakit Alzheimer berikut ini. 1. Kehilangan memori. Kehilangan ingatan secara khusus adalah gejala yang paling umum pada tahap awal demensia. 2. Kesulitan menyelesaikan tugas-tugas yang biasa dilakukan. Pasien dengan demensia sering kali ditemukan mengalami kesulitan dalam melakukan tugas-tugas rumah tangga sehari-hari. Sebagai contoh, pasien mungkin mengalami kesulitan dalam berpakaian secara teratur dan mungkin tidak jelas tentang langkah-langkah yang terlibat dalam memasak makanan. 3. Gangguan ekspresi bahasa. Pasien demensia sering lupa kata-kata sederhana atau menggantinya dengan kata-kata yang tidak tepat, sehingga menghasilkan kalimat yang tidak dapat dimengerti dan menjadi penghalang komunikasi dengan orang lain. 4. Gangguan orientasi terhadap waktu dan tempat. Mereka mungkin lupa hari apa dalam seminggu, tersesat di tempat yang sudah dikenal, pergi keluar dan tidak tahu di mana mereka berada, apa yang mereka lakukan atau ke mana mereka akan pergi, atau bahkan kehilangan jejak siang dan malam. 5. Gangguan penilaian. Misalnya, penderita demensia tidak dapat membedakan pakaian apa yang harus mereka ganti untuk musim yang berbeda. 6. Kesulitan dalam berpikir abstrak. Pemahaman atau kemampuan untuk mengatur berbagai hal secara rasional berkurang. 7. Salah menempatkan benda. Misalnya, meletakkan setrika di dalam kulkas. 8. Perubahan suasana hati atau perilaku. Pasien dengan demensia mungkin mengalami perubahan suasana hati yang tidak dapat dijelaskan dan cepat dan tampak sangat tidak stabil, atau mereka mungkin lebih acuh tak acuh atau mati rasa daripada sebelumnya. 9. Perubahan kepribadian. Mereka mungkin menjadi tidak peduli terhadap orang yang mereka cintai, curiga, mudah tersinggung, depresi, acuh tak acuh, gelisah atau kasar, misalnya mereka mungkin mencurigai orang lain telah mencuri sesuatu jika mereka tidak dapat menemukannya. 10. Kehilangan inisiatif dan kehilangan minat. Penderita demensia dapat menjadi pasif, menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan televisi atau menghabiskan hari-harinya dengan mengantuk, dan tidak berminat pada hobi yang dulu pernah dilakukannya.