Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Kekurangan Yodium

Ikhtisar Yodium adalah elemen penting untuk sintesis hormon tiroid; yodium tidak dapat disintesis di dalam tubuh dan harus diperoleh dari makanan. Yodium ditemukan dalam berbagai macam makanan, serta dalam tanah dan air laut. Di Cina, karena luasnya negara ini, kandungan yodium tidak merata, dengan daerah pesisir yang kaya akan yodium dan dataran tinggi serta daerah pegunungan yang kekurangan yodium. Sekitar 40 persen dari populasi dunia berisiko mengalami kekurangan yodium. Gejala: Apa saja gejala kekurangan yodium? Semua kekurangan yodium menyebabkan gejala yang berhubungan dengan tiroid. Gondok – Jika kekurangan yodium terjadi, hal ini dapat menyebabkan kelenjar tiroid membesar (atau bahkan berkembang menjadi gondok) agar dapat menghasilkan hormon tiroid yang cukup bagi tubuh. Di seluruh dunia, kekurangan yodium adalah penyebab gondok yang paling umum. Nodul gondok secara bertahap akan bertambah besar. Pasien dengan gondok yang besar dapat mengalami kompresi saluran napas, terutama setelah berbaring dalam posisi horizontal, dan mengalami kesulitan menelan dan bernapas. Hipotiroidisme – Hipotiroidisme terjadi ketika kadar yodium tubuh menurun karena yodium diperlukan untuk sintesis hormon tiroid. Kekurangan yodium adalah penyebab umum hipotiroidisme di Cina, terutama di bagian barat laut. Masalah yang berkaitan dengan wanita hamil – Kekurangan yodium sangat berbahaya bagi wanita hamil dan wanita menyusui. Kekurangan yodium yang parah pada wanita hamil dapat menyebabkan keguguran, kelahiran mati, kelahiran prematur, dan cacat bawaan pada janin. Kekurangan yodium pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan intelektual, perkembangan, pendengaran dan kemampuan berbicara pada janin. Bahkan kekurangan yodium ringan pada beberapa wanita hamil dapat menyebabkan keterbelakangan mental pada anak. Oleh karena itu, kekurangan yodium dan hipotiroidisme harus ditanggapi secara serius dalam pemeriksaan prenatal. Penyebab: Apa yang menyebabkan kekurangan yodium? Karena tubuh tidak dapat memproduksi yodium, maka tubuh bergantung pada asupan yodium yang cukup melalui makanan. Di banyak bagian dunia, terdapat berbagai macam makanan kaya yodium. Orang-orang di Cina bisa mendapatkan cukup yodium melalui garam beryodium dalam makanan mereka (kecuali jika mereka dibatasi dalam asupan garam) dan makan makanan kaya yodium, terutama produk susu, makanan laut, daging, roti, telur, dan multivitamin yang mengandung yodium. Di Wilayah Barat Laut, karena kebiasaan diet serta makanan yang relatif homogen dan kandungan yodium yang tidak seimbang dalam air minum. Akibatnya, asupan yodium tidak mencukupi dan muncullah manifestasi yang berkaitan dengan kekurangan yodium. Diagnosis: Bagaimana cara mendiagnosis kekurangan yodium? Diagnosis kekurangan yodium dibuat untuk populasi, bukan untuk individu tertentu. Tidak ada percobaan yang dapat membuktikan apakah Anda memiliki cukup yodium dalam tubuh Anda. Jika sejumlah besar orang mengalami kekurangan yodium, tindakan terbaik adalah menambahkan yodium ke dalam makanan yang biasa dikonsumsi orang untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan cukup yodium. Pengobatan: Bagaimana cara mengobati kekurangan yodium? Untuk banyak penyakit, pencegahan adalah pengobatan terbaik. American Medical Association merekomendasikan tunjangan diet 150ug yodium per hari untuk orang dewasa, yang dapat dipenuhi dengan garam beryodium. Sesendok garam beryodium mengandung sekitar 400 ug yodium, dan sebagian besar multivitamin yang mengandung yodium mengandung 150 ug yodium, tetapi hanya beberapa jenis multivitamin yang mengandung yodium di Cina. American Medical Association (AMA) merekomendasikan kandungan yodium dalam makanan sebesar 220ug per hari untuk wanita hamil, American Medical Association (AMA) merekomendasikan kandungan yodium dalam makanan sebesar 290ug per hari untuk wanita menyusui, dan American Thyroid Association (ATA) merekomendasikan agar wanita hamil dan menyusui di Amerika Serikat dan Kanada mengonsumsi multivitamin yang mengandung 150ug yodium per hari.