Pasien setelah operasi usus besar harus secara ketat mengatur pola makan pasca operasi mereka untuk membantu mereka pulih setelah operasi. Poin-poin berikut ini harus diperhatikan dalam diet pasca operasi kanker usus besar. i. Jika makan diperbolehkan pada periode awal pasca operasi, berikan pasien makanan cair atau semi-cair yang ringan dan mudah dicerna, seperti bubur millet, bubur beras, puding telur, susu kedelai dan otak tahu, dll. Kedua, setelah pasien melanjutkan diet normal, makanlah lebih banyak buah dan sayuran segar, sebaiknya pada musimnya. Ketiga, melengkapi diet dengan serat, yang akan memastikan pergerakan usus yang lancar dan melindungi trauma, dan juga mengurangi waktu kontak dengan trauma dalam tinja, secara efektif mempromosikan penyembuhan trauma. Sayuran dan buah-buahan yang kaya serat makanan, seperti seledri, terong dan pemerkosaan. Kurangi asupan lemak dan protein hewani dalam proses makan, terutama untuk mengurangi pengurainya, yang pada gilirannya dapat mengurangi kemungkinan kambuhnya kanker usus besar. Hindari makanan pedas dan keras yang sulit dicerna dalam diet sehari-hari. Keenam, adalah berhenti merokok dan alkohol, bahkan, mengembangkan kebiasaan makan yang baik, dapat makan lebih sedikit dan lebih banyak makanan, menghindari makan berlebihan. Seperti kata pepatah, penyakit masuk melalui mulut, jadi perhatikan pola makan sehingga dapat mengurangi terjadinya berbagai penyakit.