Glioma adalah tumor intrakranial yang paling umum, dan insidensinya mencapai 40-60% dari tumor intrakranial. Prinsip pengobatan saat ini masih menggunakan pembedahan sebagai cara pengobatan yang paling penting, dan tingkat reseksi tumor melalui pembedahan berkorelasi positif dengan kelangsungan hidup pasien, sehingga meningkatkan tingkat reseksi tumor merupakan metode mendasar dalam mengobati glioma, dan tingkat reseksi tumor berkaitan erat dengan lokasi tumor, struktur anatomi lokal, dan kemampuan dokter bedah. Tingkat reseksi tumor berkaitan erat dengan lokasi tumor, anatomi lokal, dan kemampuan dokter bedah. Pembedahan glioma di insula selalu menjadi ujian berat bagi ahli bedah saraf, dan kompleksitas insula serta struktur di sekitarnya selalu menjadi area terlarang dalam bedah saraf selama bertahun-tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan kemajuan anatomi dan penerapan diseksi serat, ahli bedah saraf telah memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang struktur materi abu-abu lokal dan pola serat serta interkoneksi materi putih, sehingga reseksi total glioma insula menjadi mungkin. Beberapa ahli bedah saraf telah mengeksplorasi perawatan bedah glioma insula, menyimpulkan beberapa pengalaman dan mencapai hasil tertentu, tetapi pengalaman tersebut masih belum cukup. Bagaimana memastikan fungsi neurologis pasien dan mencapai tingkat reseksi tumor yang memuaskan, membutuhkan ahli bedah saraf yang pandai merangkum pengalaman dan berani menantang untuk mencapai hasil terbaik. Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah mencoba melakukan operasi glioma insula, dan telah mengumpulkan beberapa pengalaman dan mencapai hasil yang memuaskan, dengan lebih dari 90% pasien dapat mencapai reseksi total tumor dan perlindungan yang baik terhadap fungsi neurologis.