Pada pasien dengan prekondisi sianotik, juga dikenal sebagai shunt kanan-ke-kiri, karena darah dalam sistem jantung kanan tidak teroksigenasi dan memiliki sangat sedikit oksigen yang dibawa oleh sel darah merah, darah dalam sistem jantung kiri teroksigenasi dan memiliki sebagian besar oksigen yang dibawa oleh sel darah merah, ketika darah dari jantung kiri mengalir ke seluruh tubuh, darah akan mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh untuk digunakan oleh jaringan. Begitu ada pirau kanan-ke-kiri, kandungan oksigen darah turun dan tidak dapat memenuhi kebutuhan seluruh tubuh. Hal ini sering kali membuat jaringan di sekitarnya tanpa oksigen dan memengaruhi fungsi organ. Bila jaringan otak kekurangan oksigen, kecerdasan anak bisa terpengaruh.