Cara mengobati malformasi serebrovaskular

  Malformasi vaskular intrakranial meliputi malformasi arteriovenosa serebral, hemangioma kavernosa, fistula arteriovenosa dural, pelebaran kapiler, malformasi vaskular vena, dan campuran dari dua atau lebih dari ini. Dari semua ini, malformasi arteriovenosa serebral adalah yang paling umum.  Masing-masing kondisi ini memiliki ciri-ciri epidemiologis, klinis dan pencitraannya sendiri, serta prinsip dan pendekatan pengobatan yang berbeda. Dalam kasus malformasi arteriovenosa serebral, misalnya, malformasi arteriovenosa serebral yang pecah dan berdarah perlu diobati secara agresif untuk mencegah perdarahan ulang. Selain malformasi arteriovenosa itu sendiri, faktor pasien seperti usia, status kesehatan, pekerjaan, gaya hidup, dan gejala klinis harus diperhitungkan. Pengobatan ditujukan untuk menghilangkan perdarahan dari lesi, mengurangi kejang, menghilangkan defisit neurologis dan meningkatkan kualitas hidup. Penanganan utama adalah reseksi lesi, embolisasi intervensi intravaskular dan bedah radio stereotaktik.  1. Reseksi bedah: hasil yang memuaskan dapat diperoleh, tetapi ada indikasi yang ketat, termasuk adanya riwayat perdarahan.  2.Embolisasi intervensi endovaskular: Secara umum, malformasi arteriovenosa serebral dengan konfigurasi vaskular yang sesuai untuk embolisasi adalah semua indikasi untuk terapi embolisasi.  3.Radiosurgery stereotaktik: metode yang umum digunakan adalah pisau gamma dan pisau gelombang radio.  4.Pengobatan komprehensif: pengobatan gabungan reseksi bedah, embolisasi intervensi, dan radioterapi stereotaktik dapat terus meningkatkan kemanjuran malformasi arteriovenosa serebral dan mengurangi komplikasi.  Untuk pengobatan malformasi serebrovaskular, karena berbagai penyakit memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga diagnosis dini harus dilakukan pengobatan individual.