Pendekatan baru untuk pengobatan glioma: Radioterapi intra-stroma

Radioterapi intra-stroma adalah metode radioterapi di mana beberapa sumber radiasi tertutup dengan spesifikasi dan aktivitas tertentu diaplikasikan secara langsung ke dalam jaringan manusia dengan cara invasif minimal untuk menyinari jaringan dengan dosis tinggi untuk mencapai tujuan pengobatan tumor. Keuntungan: 1. Meningkatkan dosis secara signifikan ke area target, mengurangi kerusakan radiasi dan komplikasi 2. Menyinari sel tumor dengan siklus pembelahan yang berbeda tanpa gangguan, dengan efek radiobiologis yang tinggi dan peningkatan radiosensitivitas lesi 3. Desain 3D + teknologi navigasi / stereotaktik, memungkinkan kebutuhan desain radioterapi yang dioptimalkan dan individual 4. Operasi yang sederhana dan trauma yang minimal Mekanisme kerja: Setelah sumber radioaktif ditanamkan ke dalam tubuh, foton dan elektron yang khas ditransfer ke jaringan. Efek utama sinar-r pada rantai molekul DNA bersifat langsung: kerusakan untai tunggal dan kerusakan ikatan ganda. Sinar-r memiliki efek tidak langsung: ionisasi molekul air dan pembentukan radikal bebas, yang berinteraksi dengan makromolekul biologis dan menyebabkan kerusakan sel jaringan, yang mengakibatkan hilangnya kemampuan reproduksi sel tumor dan apoptosis. Indikasi untuk radioterapi intra-stroma: 1. Tumor ganas yang telah dikonfirmasi secara patologis. 2. Usia: 18-70 tahun. 3 . Skor perilaku Karnofsky (KPS): 70 atau lebih. 4 . Pemindaian tambahan CT dan MRI menunjukkan tumor dengan diameter maksimum kurang dari 6 cm dan kontur yang lebih jelas. 5 . Tumor ganas berulang (skor KPS > 60, tumor kurang dari 5 cm, tidak ada keterlibatan batang otak dan korpus kalosum).