Kadar Glukosa Darah Normal untuk Wanita Hamil

Glukosa darah puasa normal berkisar antara 3,9-6,1 mmol / L, glukosa darah postprandial 1 jam adalah 6,7-9,4 mmol / L dan glukosa darah postprandial 2 jam tidak lebih dari 11,1 mmol / L. Kadar hormon yang meningkat pada wanita hamil menyebabkan perubahan glukosa darah selama kehamilan, yang berbeda dengan standar nilai glukosa darah non-kehamilan. 24 minggu adalah waktu ketika glukosa darah ibu sering diperiksa dengan tes toleransi glukosa, yang umumnya Nilai standarnya adalah: glukosa darah puasa tidak boleh melebihi 5,1 mmol / L, glukosa darah postprandial 1 jam tidak boleh melebihi 10,0 mmol / L dan glukosa darah postprandial 2 jam tidak boleh melebihi 8,5 mmol / L. Jika seorang wanita hamil memiliki glukosa darah yang tidak normal, bukan berarti ia menderita diabetes, ia bisa mengendalikannya terlebih dahulu dengan dietnya. Pertama-tama, pilihlah makanan dengan indeks glikemik rendah. Buah-buahan dengan indeks glikemik tinggi, seperti semangka, leci, dan nanas, tidak boleh dimakan dalam jumlah banyak. Selain itu, tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan gula yang sangat tinggi seperti permen dan madu, serta lebih banyak mengonsumsi sayuran segar, terutama sayuran berdaun hijau. Jika gula darah Anda masih tinggi setelah melakukan penyesuaian pola makan, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Selain itu, wanita hamil harus secara teratur memantau perubahan kadar glukosa darah mereka karena kadar glukosa darah mereka naik dan turun dengan relatif cepat untuk menghindari efek buruk dari fluktuasi glukosa darah. Selain kadar gula darah yang tinggi, wanita hamil juga harus memastikan bahwa mereka makan makanan yang wajar dan sehat serta mengisi kembali kalori mereka ketika mereka lapar setelah makan untuk menghindari hipoglikemia, pusing, serangan panik, dan bahkan kecelakaan seperti jatuh.