Angin dingin, rumput memudar dan pemandangannya lesu. Dengan terjadinya musim dingin, sebagian orang mungkin menjadi tertekan, tidak tertarik, lelah atau kurang energik, mengantuk, nafsu makan berkurang atau mengidam, atau mengalami kesulitan berkonsentrasi, seolah-olah mereka adalah orang yang berbeda dari sebelumnya. Setelah musim semi kembali dan semuanya pulih, gejala-gejala ini berangsur-angsur menghilang dan suasana hati serta energi mereka kembali normal. Timbulnya dan remisi gejala dalam periode 90 hari tertentu setiap tahun dikenal sebagai ‘gangguan depresi musiman’, gangguan suasana hati yang ditandai dengan depresi yang terkait dengan musim tertentu (terutama musim dingin). Gangguan depresi musiman terjadi terutama karena terganggunya ritme biologis tubuh dan gangguan endokrin yang disebabkan oleh siang hari yang lebih pendek di musim dingin. Selain faktor biologis yang disebabkan oleh musim, faktor psikososial juga merupakan penyebab yang tidak dapat diabaikan, seperti stres kerja, tekanan pekerjaan dan sekolah, krisis perkawinan, dan ketegangan interpersonal. Jika emosi negatif tidak dilampiaskan dan disalurkan pada waktu yang tepat selama peristiwa-peristiwa kehidupan yang negatif ini, maka timbulnya penyakit dapat dipercepat. Ada juga peningkatan mendadak dalam jumlah pasien depresi yang datang ke klinik konseling setiap musim dingin, yang merupakan tanda khas bahwa depresi musiman sedang mencapai puncaknya. Baik pria maupun wanita dapat menderita depresi musiman, tetapi prevalensinya lebih tinggi pada wanita. Apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami gejala-gejala depresi ini di musim dingin? Jika gejalanya hanya bersifat sementara, depresi ringan atau kelelahan, Anda dapat mencoba cara-cara berikut untuk menyesuaikan suasana hati Anda: 1) Lihatlah masalah dari perspektif yang berbeda, atau mundur selangkah dan lihatlah, sehingga Anda dapat sampai pada kesimpulan baru dan memperbaiki suasana hati Anda; 2) Secara sadar berkomunikasi dengan teman dan kolega, atau melampiaskan perasaan negatif Anda dengan cara Anda sendiri (misalnya, menangis dengan suara keras); 3) Pergi ke tempat yang segar dan cerah. Pergi ke luar ruangan di tempat yang berudara segar dan cerah untuk meningkatkan paparan sinar matahari; biasanya di rumah, Anda juga harus menjaga sirkulasi udara dalam ruangan dan cahaya yang cukup; 4. Tingkatkan latihan fisik, seperti latihan kebugaran. 5. Menikmati musik adalah cara untuk mengubah suasana hati Anda dengan bantuan musik. Pertama-tama, pilihlah musik yang sesuai dengan suasana hati Anda pada saat itu, yang merupakan langkah pertama untuk menenangkan kekhawatiran Anda, kemudian secara bertahap ubahlah ke musik yang Anda inginkan, yaitu musik yang cerah dan hidup. 6. Temukan hal-hal lain yang menarik minat Anda, seperti membaca atau menggambar. Namun demikian, jika suasana hati Anda berlanjut selama lebih dari 2 minggu, baik musiman atau tidak, yang terbaik adalah mencari konseling dan perawatan profesional di rumah sakit jiwa sesegera mungkin untuk membantu Anda keluar dari bayangan pikiran Anda dan kembali ke kehidupan normal.