Gangguan tidur pada anak usia 2 tahun

Pertanyaan Pasien: Penyakit: Gangguan tidur balita berusia 2 tahun Deskripsi: Kualitas tidur bayi berusia dua tahun kurang baik dalam dua bulan terakhir, pada pertengahan bulan September ada beberapa kali menunjukkan bahwa di tengah malam terbangun untuk menyalakan lampu, menyalakan lampu dan perlahan-lahan tertidur, terkadang terdengar suara tangisan yang keras. Dalam seminggu terakhir, ada dua kali di tengah malam sekitar jam 4 bangun, meminta orang dewasa untuk bercerita, sekitar jam 5 dan kembali tidur. Pola makan bayi normal dan buang air besar normal. Terdapat dua kali kejang demam pada bulan Mei dan September, dan hasil pemeriksaan darah rutin pada bulan September menunjukkan adanya anemia defisiensi besi. Tidak ada riwayat epilepsi dalam keluarga pada kedua orang tua. Setelah kejang demam pertama, bayi dibawa ke Capital Paediatric Research Institute untuk pemeriksaan elektroensefalogram, yang tidak menunjukkan adanya kelainan. Bantuan yang dibutuhkan:Apa kemungkinan penyebab dari kondisi ini? Apa yang harus saya lakukan: Haruskah saya membawa bayi saya ke rumah sakit untuk menemui ahli saraf? Atau haruskah saya pergi menemui dokter pengobatan Tiongkok atau melakukan pijat anak? Departemen rumah sakit: Rumah Sakit Anak Huimin Beijing Pengobatan Tradisional Tiongkok Pengobatan Tiongkok dan Penyakit Dalam Anak Institut Penelitian Anak Ibu Kota Neurologi Pusat Medis Anak Shanghai Departemen Pengobatan Tradisional Tiongkok Sun Kexing menjawab: Ada 89 jenis penyakit yang berhubungan dengan gangguan tidur. Pada anak-anak, terutama bayi muda, gangguan tidur yang disebabkan oleh disfungsi antara pertumbuhan dan perkembangan sistem tubuh tertentu dan interaksi antara lingkungan merupakan penyebab sebagian besar gangguan. Gangguan pernapasan saat tidur paling sering terlihat di klinik rawat jalan rumah sakit (5-10 persen). Selain itu, sebuah penelitian terhadap anak usia sekolah di Shanghai menemukan bahwa kualitas tidur pada anak usia sekolah sangat erat kaitannya dengan kebiasaan kebersihan tidur, yang meliputi: Ketergantungan untuk tertidur: Memegang, menggoyang-goyangkan, atau memegang susu saat tidur agar dapat tertidur dengan bayi kecil. Kebiasaan ini secara langsung akan menyebabkan bayi dan anak-anak sering terbangun di malam hari. Olahraga yang tidak tepat sebelum tidur: bermain dan berolahraga secara berlebihan sebelum tidur dapat meningkatkan gairah kortikal, yang dapat menyebabkan kesulitan tidur. Selain itu, jika anak terlalu senang atau sedih, perubahan suasana hati yang berlebihan juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Rutinitas tidur yang tidak teratur: Untuk anak-anak dan remaja, waktu tidur berfluktuasi tidak lebih dari satu jam per hari, termasuk hari libur. Lingkungan tidur yang tidak tepat: Kehadiran televisi atau media elektronik di kamar tidur dapat memengaruhi tidur anak secara signifikan. Asupan stimulan: Pada remaja, makan atau minum kopi atau makanan atau minuman berkafein dan mengandung teofilin dapat menyebabkan kesulitan tidur atau terbangun di malam hari. Pada beberapa remaja, bahkan mengonsumsi cokelat atau sedikit minuman bersoda di malam hari dapat menyebabkan masalah tidur. Sun Kexing, Departemen Pengobatan Tradisional Tiongkok, Pusat Pengobatan Anak Shanghai, menjawab: Anda dapat mengunjungi Pentacenter, Pengobatan Pernafasan, atau Klinik Tidur.