Perkembangan kemampuan bahasa anak usia dini sangat erat kaitannya dengan apa yang dilakukan dan dikatakan oleh orang tua atau pengasuh, dan komunikasi antara orang tua atau pengasuh dengan anak merupakan fondasi terbaik dalam berbahasa. Berikut adalah beberapa tips untuk dibagikan kepada Anda tentang cara mengembangkan keterampilan bahasa pada anak kecil. 1. Bicaralah lebih banyak dengan bayi Anda Apakah anak Anda sudah cukup umur untuk berbicara atau belum, orang tua biasanya harus lebih sering berbicara dengan bayi mereka, baik dengan membicarakan beberapa anekdot kecil dalam hidup atau hanya dengan memanggil nama bayi mereka. Ketika orang tua memiliki waktu, akan sangat menyenangkan untuk duduk di samping bayi Anda dan mengobrol dengannya. Bayi mungkin tidak merespons orang tua mereka dengan kata-kata, tetapi mereka akan dengan senang hati melihat wajah orang tua mereka atau menirukan mulut mereka dan mengoceh sendiri. Sang ibu mungkin hanya berbicara dengan santai, tetapi bayi mendengarkan dengan saksama dan dia peduli dengan rasa bahasa ini. 2. Dorong anak Anda untuk berbicara Meskipun anak Anda hanya dapat mengucapkan satu atau dua kata dalam satu waktu, orang tua harus menggunakan kata-kata yang menyemangati dan tatapan mata untuk menghibur anak Anda! Hanya dengan berbicara dan berlatih lebih banyak, anak Anda akan semakin banyak berbicara. Orang tua dapat menetapkan cerita bacaan pagi untuk anak-anak mereka ketika mereka bangun di pagi hari dan cerita pengantar tidur sebelum tidur untuk membenamkan mereka dalam lingkungan bahasa. Orang tua meluangkan waktu untuk mengajari bayi mereka berbicara, berulang-ulang, dan bersabar; bayi tidak bisa diajari sekali atau dua kali dan langsung bisa. Jika Anda mengajarkan sebuah kata hari ini, Anda harus mengulanginya besok. Jangan terburu-buru mengajarkan kata baru; jika Anda mengajarkannya dengan cepat, bayi Anda tidak akan mempelajarinya. 3. Dengarkan cerita bersama bayi Anda Pada usia ketika bayi belum bisa membaca sendiri, membacakan cerita bersama orang tua dan anak adalah cara terbaik untuk membaca. Yaitu, bayi dan ibu membaca cerita buku bergambar bersama-sama. Ibu dapat membimbing bayi mereka untuk melihat gambar dan menggunakan kata-kata mereka untuk membingkai isi gambar. Meskipun anak-anak tidak akan dapat memilah-milah kata-kata dalam waktu singkat, melalui bimbingan orang tua atau mengulang-ulang menceritakan isi cerita kepada anak-anak mereka beberapa kali, anak-anak akan mengingatnya dengan ingatan yang luar biasa dan kemudian mencocokkannya dengan kata-kata mereka sendiri untuk memahami isi gambar. Inilah sebabnya mengapa anak-anak yang menyukai buku memiliki kemampuan verbal yang lebih baik. 4. Ciptakan lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk memiliki keinginan untuk mengekspresikan diri Saat ini, beberapa anak tidak berbicara ketika mereka sudah cukup umur untuk berbicara, lebih suka menggunakan bahasa tubuh atau gerakan untuk mengekspresikan kebutuhan mereka, dan suka menarik tangan pengasuhnya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan atau menunjuk dengan jari apa yang ingin mereka ambil, tetapi tidak berbicara. Pada titik ini, kita sebagai pengasuh perlu memberikan kesempatan atau menciptakan situasi di mana anak dapat secara aktif mengekspresikan dirinya secara verbal, daripada hanya membiarkannya menggunakan gerakan untuk mengekspresikan kehidupan sehari-hari.