Sekelompok penelitian di Australia menunjukkan bahwa kurangnya aktivitas fisik menyebabkan lebih banyak penyakit kardiovaskular pada wanita berusia di atas 30 tahun daripada obesitas, tekanan darah tinggi atau merokok. Studi ini baru-baru ini dipublikasikan di BJSM oleh akademisi Australia Dr Wendy J. Brown, yang mencatat bahwa langkah-langkah untuk meningkatkan dan mempertahankan aktivitas fisik lebih bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama bagi wanita. Sebelumnya, sebuah penelitian mendaftarkan 10 faktor penyebab utama di seluruh dunia, dengan tekanan darah tinggi berada di urutan teratas, diikuti oleh merokok. Merokok menyebabkan tingginya insiden penyakit kardiovaskular sebagai faktor utama, merokok dua hingga empat batang sehari 50% lebih mungkin menderita serangan jantung daripada yang tidak pernah merokok, merokok 20 hingga 40 batang delapan kali lebih mungkin menderita serangan jantung, “orang yang tidak pernah merokok hidup rata-rata sepuluh tahun lebih lama daripada perokok, dan insiden infark miokard dapat turun sekitar 30% dalam waktu satu tahun setelah berhenti merokok.” Selain mengendalikan kebiasaan merokok, para ahli juga mengatakan bahwa kebiasaan gaya hidup yang buruk dan kurangnya olahraga juga merupakan penyebab penting dari tingginya insiden penyakit kardiovaskular. Banyak anak muda sekarang mempromosikan konsep “tinggal di rumah”, berbelanja dan menonton film secara online, dan bahkan memesan makanan untuk dibawa pulang, sehingga sangat mengurangi waktu berolahraga secara normal. Yang terbaik adalah berjalan kaki selama 100 menit sehari dengan kecepatan 100 langkah per menit, atau sebagai alternatif 30 menit jalan cepat atau 15 menit berlari.