Penyakit Alzheimer, juga dikenal sebagai penyakit Alzheimer, adalah penyakit otak degeneratif primer, yaitu gangguan dalam memori, pemikiran, penilaian analitis, pengenalan visual-spasial dan emosi tanpa adanya gangguan kesadaran. Negara ini akan segera memasuki masyarakat yang menua dan tren penuaan meningkatkan jumlah penderita demensia. Demensia tidak lagi menjadi milik orang tua, dan jumlah penderita demensia di usia 40-an dan 50-an meningkat setiap tahun.
Tanda pertama demensia adalah kehilangan memori. Saat Anda mencapai usia paruh baya, lihatlah apakah Anda telah melupakan banyak hal baru-baru ini. Jika Anda hanya sesekali melupakan sesuatu tetapi dapat mengingatnya kembali secara perlahan-lahan setelahnya, ini normal. Namun demikian, jika Anda sering lupa, dan beberapa hal terlupakan bahkan setelah Anda mencoba mengingatnya, dan Anda tidak dapat mengingatnya setelah itu, dan bahkan memengaruhi pekerjaan dan kehidupan Anda, yang terbaik adalah pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Jika Anda melihat beberapa dari sepuluh tanda peringatan berikut ini, Anda mungkin menderita penyakit Alzheimer dan harus diperiksa oleh spesialis sesegera mungkin.
1. Mudah melupakan peristiwa terkini, yang memengaruhi kemampuan Anda untuk bekerja
2. Kesulitan dalam melakukan tugas-tugas yang sudah dikenal
3. Kesulitan dalam mengekspresikan atau memahami bahasa
4. Kebingungan tentang waktu, lokasi dan orang
5. Penurunan penilaian
6. Kesulitan dalam berpikir/berhitung
7. Meninggalkan barang-barang tergeletak di sekitar
8. Perubahan suasana hati/perilaku
9. Perubahan kepribadian
10. Kehilangan inisiatif
Pencegahan penyakit Alzheimer
Karena penyebab demensia bervariasi, begitu pula metode pencegahannya, yang terutama adalah sebagai berikut.
1.Memperbaiki lingkungan kerja.
2. Hindari alkohol dan merokok.
3. Pengaturan pola makan: hindari makanan berlemak tinggi dan konsumsi nutrisi yang diperlukan, seperti protein, garam anorganik, asam amino, dan banyak vitamin, terutama vitamin B1, B2, dan B6, vitamin C, dan vitamin E yang penting bagi lansia.
4. Menjaga semangat bahagia kondusif bagi umur panjang dan kesehatan mental.
5.Untuk mengatur hidup dan belajar: di usia tua, Anda juga harus bersikeras mempelajari pengetahuan baru dan tetap berhubungan dengan berbagai macam masyarakat.
6.Sebelum meninggalkan masa pensiun, bersiaplah secara mental dan materi. Kehidupan yang kaya, berbagai macam minat dan hobi dapat meningkatkan aktivitas otak dan juga memperlambat atau mengurangi proses penuaan.
7.Pemeriksaan kesehatan secara teratur dan pengobatan dini penyakit somatik. Seseorang harus memperhatikan tubuhnya, tetapi tidak terlalu memperhatikan atau mengkhawatirkannya.
8. Aktivitas luar ruangan yang teratur: Orang yang lebih tua cocok untuk program olahraga yang lebih berkelanjutan dan santai, seperti berjalan kaki, joging, senam, taijiquan, pedang taiji dan tarian tradisional.
Sebuah studi terbaru oleh para peneliti Amerika menunjukkan bahwa makan lebih banyak apel, pisang dan jeruk dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer.
Penyakit Alzheimer diobati dengan obat simptomatik seperti acetylcholinesterase (AchE) dan obat inflamasi dan anti-kekebalan tubuh serta antioksidan untuk meredakan penurunan kognitif untuk sementara waktu.
Mengenal tanda-tanda awal penyakit Alzheimer, perhatian dan pengobatan medis dini dapat memperbaiki gejala dan memperlambat perkembangan penyakit. Hari Kesadaran Alzheimer Sedunia dirayakan pada tanggal 21 September setiap tahun.
DDD adalah hari untuk mewaspadai demensia.