Penyakit Alzheimer, juga dikenal sebagai penyakit Alzheimer (?AD), terjadi pada usia tua dan usia pra-dewasa, dan merupakan jenis demensia yang paling umum di Tiongkok, terhitung 60-70% dari semua jenis demensia. Penyakit Alzheimer adalah penyakit degeneratif pada sistem saraf pusat yang sering dimulai secara diam-diam dan terus berkembang. Manifestasi klinis utama penyakit Alzheimer adalah gangguan memori, afasia, kehilangan penggunaan, kehilangan pengenalan, gangguan keterampilan visuospasial, gangguan fungsi eksekutif, gangguan pemikiran abstrak dan berhitung, serta perubahan kepribadian dan perilaku. Di Tiongkok, prevalensi penyakit Alzheimer sekitar 3% – 7% di antara orang yang berusia di atas 65 tahun, dan prevalensi meningkat seiring dengan bertambahnya usia, dengan sekitar 1/4 – 1/3 orang yang berusia di atas 85 tahun menderita penyakit Alzheimer. Penyakit Alzheimer mungkin merupakan kelompok penyakit multifaktorial yang sering berkembang sebagai respons terhadap berbagai faktor, termasuk faktor biologis dan psikososial. Ada banyak faktor risiko yang diketahui untuk perkembangan penyakit Alzheimer, termasuk usia, riwayat keluarga, melek huruf yang rendah, status ekonomi yang buruk, merokok, faktor diet, berkurangnya kadar estrogen wanita, riwayat trauma kepala, hiperglikemia, dan dislipidaemia. Penyakit Alzheimer tidak mudah disembuhkan dan ketika seorang lansia mengidap penyakit ini, mereka akan mengubah temperamen mereka dan menjadi mudah marah. Anak-anak harus bersabar dan penuh perhatian, serta mencari perawatan medis sesegera mungkin, sehingga para lansia dapat menikmati masa senja mereka dengan tenang.