Cara memulihkan diri dari pankreatitis akut

  Prinsip umum: makanlah di bawah bimbingan dokter Anda. Dalam proses melanjutkan makan: makanlah dalam porsi kecil dan sering. Jika sakit perut, muntah, atau kembung yang signifikan terjadi setelah makan, harap berhenti makan dan hubungi dokter Anda.  Pada fase akut pankreatitis akut, diperlukan periode puasa. Ketika kondisi stabil dan diet trans-oral dilanjutkan, diet harus dilanjutkan secara teratur, langkah demi langkah. Dokter harus melakukan penilaian kondisi secara menyeluruh (pengangkatan penyebab penyakit, waktu timbulnya, kemajuan penyakit, adanya infeksi di sekitar pankreas, adanya pengumpulan cairan, adanya fistula gastrointestinal, dll.).  Langkah-langkah yang disarankan untuk melanjutkan makan adalah sebagai berikut: Langkah 1: air putih, sup nasi; Langkah 2: sup sayuran, bubur nasi; Langkah 3: mie vegetarian, sayuran lunak cincang, buah-buahan, dll.; Langkah 4: secara bertahap melepaskan ke diet normal; pada saat yang sama, penting untuk menghindari makanan berminyak: makanan berminyak tidak mudah dicerna dan meningkatkan sekresi empedu, yang pada gilirannya mengaktifkan enzim pencernaan di pankreas dan dapat memperburuk kondisi; hindari makanan yang mengandung lebih banyak lemak, seperti Hindari makan makanan berlemak seperti daging berlemak, kacang tanah, biji wijen, makanan ringan yang renyah, makanan yang digoreng, dll.; hindari makan bumbu pedas dan merangsang seperti cabai, bubuk lada, bubuk kari, dll.  Untuk mencegah kekambuhan, makanan kaya lemak harus dihindari untuk waktu yang lama setelah keluar dari rumah sakit. Setelah penyakitnya sembuh, masih perlu memperhatikan struktur diet, menghindari tembakau dan alkohol, makanan berminyak dan makan berlebihan.