Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang tanda-tanda kecemasan di usia tua?

  Gangguan kecemasan adalah salah satu penyebab utama dan manifestasi penyakit mental pada lansia.  Sebagian orang lanjut usia sering terlihat terganggu, gelisah, atau gugup dan takut akan hal-hal terkecil. Fenomena ini disebut kecemasan dalam psikologi, dan dalam kasus yang parah disebut gangguan kecemasan.  Kecemasan adalah keadaan emosional yang gugup dan menakutkan yang disebabkan oleh ketidakmampuan individu untuk mencapai tujuan atau mengatasi ancaman rintangan, yang mengakibatkan kemunduran harga diri atau kepercayaan diri, atau meningkatnya rasa kegagalan atau rasa bersalah.  Secara umum, kecemasan dapat dibagi menjadi tiga kategori utama: Pertama, kecemasan realistis atau objektif. Misalnya, jika seorang kakek sangat ingin cucu kesayangannya masuk universitas, dan sang cucu saat ini sedang mengintensifkan pekerjaan revisinya, sang kakek tampak sangat cemas dan mudah tersinggung sebelum ujian.  Kedua, kecemasan hipersensitif. Artinya, reaksi cemas tidak hanya terjadi pada hal-hal atau situasi tertentu, tetapi juga pada situasi apa pun. Hal ini disebabkan oleh faktor psiko-sosial yang disebabkan oleh kecemasan, frustrasi, rasa gagal dan kerusakan parah pada harga diri.  Ketiga, kecemasan moral. Ini adalah reaksi emosional yang disebabkan oleh perasaan bersalah yang timbul dari konflik antara tuntutan sosial dan ekspresi diri karena pelanggaran standar moral sosial. Beberapa orang tua takut bahwa mereka akan dikutuk oleh hati nurani mereka karena tidak berperilaku sesuai dengan standar ideal diri mereka. Misalnya, jika mereka dianggap sebagai orang yang bermoral tinggi oleh orang-orang di sekitar mereka, tetapi ketika mereka melihat seorang penodong mengeroyok kondektur di trem, mereka sengaja menutup mata terhadapnya karena takut terluka karena mereka sendirian, dan ketika mereka kembali, mereka merasa bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang tidak terhormat dan merasa sangat bersalah, dan kemudian gelisah dan terus-menerus menyalahkan diri mereka sendiri.  Jika kecemasan mencapai tingkat yang lebih serius, maka akan menjadi gangguan kecemasan, yang juga dikenal sebagai neurosis kecemasan. Gangguan kecemasan adalah gangguan neurologis yang ditandai oleh kecemasan sebagai gejala sentral, dalam bentuk serangan akut atau keadaan persisten kronis, dan disertai dengan gangguan pada fungsi saraf vegetatif.  Gangguan kecemasan geriatri memiliki ciri-ciri yang tidak terdapat pada gangguan kecemasan umum. Dan orang sering mengabaikan penyakit psikologis ini dan mengaitkan penyebabnya dengan beberapa penyakit organik, seperti penyakit jantung atau diabetes.