Kapan memulai rehabilitasi setelah cedera otak

Setelah infark serebral, pendarahan otak, cedera otak traumatis, dan cedera otak lainnya, setelah kondisinya stabil, perlu untuk memulai terapi rehabilitasi, beberapa pasien dapat memulai terapi rehabilitasi bahkan selama di ICU jika tanda-tanda vital mereka stabil. Ini termasuk penempatan posisi anggota tubuh yang baik, aktivitas sendi pasif untuk mempertahankan mobilitas sendi, dan rehabilitasi aktif adalah yang terbaik untuk pasien yang dapat bekerja sama dengan baik, karena rehabilitasi aktif paling bermanfaat bagi pemulihan fungsional pasien di masa depan. Gangguan fungsional yang menjadi sasaran rehabilitasi meliputi: disfungsi motorik, disfungsi sensorik, keseimbangan dan ataksia, gangguan bicara, gangguan menelan, gangguan kognitif, dan gangguan kesadaran. Selain itu, pasien dengan kondisi yang parah dan tidak stabil harus memperhatikan posisi anggota badan dan aktivitas sendi pasif sehari-hari selama tirah baring, dan juga memperhatikan untuk membantu pasien membalikkan badan secara teratur, untuk mencegah komplikasi seperti kontraktur sendi, luka tekan, dan pneumonia yang berhubungan dengan tirah baring yang berkepanjangan. Perawatan rehabilitasi harus dilakukan di bawah bimbingan dokter dan terapis rehabilitasi profesional untuk mencapai efek rehabilitasi fungsional terbaik.