1, menyilangkan kaki Panggung akan menyebabkan kemiringan panggul, tulang belakang lumbar di bawah tekanan yang tidak merata, mengakibatkan ketegangan otot lumbar, hal yang sama juga akan menyebabkan gaya yang tidak merata pada diskus intervertebralis lumbal, dalam jangka waktu yang lama postur tubuh ini merupakan faktor risiko tonjolan diskus lumbal. Khususnya bagi remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, mereka rentan mengalami bungkuk dan kelengkungan tulang belakang. Para ahli mengingatkan: biasanya usahakan untuk tidak membungkuk, duduklah agar panggul tetap tegak, sehingga tulang belakang lumbal tertekan secara merata. 2, pekerjaan berdiri jangka panjang Pekerjaan tegak jangka panjang akan menyebabkan ketegangan otot lumbar, stres jangka panjang tulang belakang lumbar meningkat, risiko tonjolan cakram lumbar meningkat. Misalnya, salesman karena pekerjaan berdiri jangka panjang, ketegangan otot punggung lumbal, sehingga menyebabkan tonjolan diskus lumbal. Para ahli memperingatkan bahwa bekerja dengan berjinjit dan bergantian antar kaki dapat meningkatkan lordosis lumbal sekaligus mengurangi ketegangan otot di punggung bawah. Jika berdiri dalam waktu yang lama dapat melakukan beberapa gerakan peregangan pinggang. 3. Duduk “wanita tua” Postur duduk “wanita tua” mengacu pada bersarang di sofa atau bangku. Hal ini akan menyebabkan penurunan cembung lumbal dan peningkatan tekanan pada diskus intervertebralis, dan mempertahankan postur ini dalam waktu yang lama akan menyebabkan peningkatan degenerasi diskus lumbal. Para ahli mengingatkan Anda untuk menjaga tubuh bagian atas tetap lurus, perut tetap tengkurap, dan tungkai bawah tetap rapat saat duduk. Jika Anda duduk di kursi dengan sandaran, Anda harus mencoba meletakkan punggung Anda di sandaran kursi berdasarkan postur tubuh di atas, agar otot-otot daerah lumbosakral tidak terlalu lelah. 4, postur tidur yang buruk berbaring datar, jika leher dan pinggang tanpa dukungan, akan menyebabkan ketegangan otot di punggung lumbar, itulah sebabnya banyak orang tidur di sofa atau tempat tidur empuk setelah pinggang akan terasa sangat tidak nyaman. Para ahli mengingatkan: cobalah untuk memilih kasur yang sedikit lebih keras saat Anda tidur, berbaring di bantal lembut di bawah lutut, yang dapat membuat sendi pinggul dan lutut sedikit tertekuk, otot punggung rileks, tekanan diskus berkurang, mengurangi risiko herniasi diskus. 5, seorang diri membawa benda berat yang membawa benda berat akan membuat tubuh secara keseluruhan miring, arah gaya pada diskus intervertebralis tidak seragam, ketegangan otot tidak sama, gaya satu tangan, distribusi berat badan yang tidak merata akan membuat tulang belakang di kedua sisi gaya tidak seragam, bahaya pada diskus intervertebralis sangat besar. Para ahli mengingatkan: dalam kehidupan sehari-hari, cobalah untuk membawa barang dengan berat yang sama dengan kedua tangan, untuk memastikan keseimbangan batang tubuh dan tulang belakang lumbal tertekan secara merata, dan mengangkat benda berat tidak bisa tiba-tiba terlalu banyak tenaga, perubahan postur tubuh tidak terlalu keras. 6, gerakan pinggang memutar beberapa perlu memutar gerakan pinggang, seperti ayunan golf, tenis meja menarik bola busur atau melakukan gerakan pinggang memutar membutuhkan lengan penggerak gaya pinggang, sehingga gerakan pinggang memutar biasa pada cakram memutar jangka panjang dan ekstrusi, adalah tindakan berisiko tinggi herniasi diskus. Para ahli mengingatkan: pasien dengan herniasi lumbal lumbal mencoba untuk menghindari melakukan beberapa latihan yang membutuhkan memutar pinggang, orang normal dalam gerakan juga harus melakukan pekerjaan yang baik untuk perlindungan dan pencegahan pinggang. 7, memakai sepatu hak tinggi Sol sepatu memiliki fungsi pondasi, secara langsung mempengaruhi pusat gravitasi tubuh. Mengenakan sepatu hak tinggi akan membuat pusat gravitasi tubuh bergeser secara berlebihan, yang pasti akan menyebabkan panggul miring ke depan, kelengkungan tulang belakang meningkat, gaya tulang belakang lumbal menjadi terkonsentrasi, dalam jangka panjang sehingga mudah menyebabkan cedera cakram intervertebralis. Para ahli mengingatkan: biasanya usahakan memakai sepatu datar, pekerja kantoran bisa menyiapkan sepasang sepatu datar di kantor. Jika Anda harus mengenakan sepatu hak tinggi pada acara-acara khusus, cobalah untuk menumpukan berat badan Anda pada tumit daripada kaki bagian depan saat berjalan. 8, batuk kronis dan sembelit Batuk kronis jangka panjang dan sembelit dapat menyebabkan peningkatan tekanan perut, yang juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada cakram intervertebralis, faktor risiko yang jelas untuk herniasi cakram lumbal. Batuk juga membebani punggung bagian bawah, dan bagi pasien dengan herniasi diskus, batuk yang hebat dapat menyebabkan nyeri pada punggung bagian bawah. Para ahli memperingatkan bahwa jika Anda mengalami batuk kronis dan sembelit, penting untuk segera mengobati penyebabnya. Jika dibiarkan berlarut-larut, bukan hanya kondisinya akan semakin memburuk, tetapi juga dapat menyebabkan atau memperparah gejala-gejala seperti hernia diskus lumbal. 9, membungkuk untuk membawa barang berat Membungkuk untuk membawa barang secara langsung akan menyebabkan peningkatan kekuatan yang tiba-tiba pada diskus lumbal, yang dapat dengan mudah menyebabkan diskus lumbal menonjol melalui area yang lemah, dan banyak pasien dengan nyeri punggung mengalami gejala yang semakin parah setelah membungkuk untuk membawa barang berat. Para ahli mengingatkan: ketika membawa benda berat, yang terbaik adalah berlutut dengan satu lutut terlebih dahulu, bawa beban sedekat mungkin dengan tubuh Anda, gunakan lengan Anda untuk mengangkat beban ke tengah paha Anda, kemudian berdiri dengan cara menjaga punggung tetap lurus, dan perlahan-lahan bangun saat beban sedekat mungkin dengan tubuh Anda.