Pengaturan pola makan: pilihlah makanan yang bergizi, kaya protein, vitamin, serat dan mudah dicerna. Seperti ikan, unggas, daging babi tanpa lemak, sayuran, buah-buahan, biji-bijian kasar dan sebagainya. 1, diet rendah lemak, hindari makanan berminyak dan digoreng. Seperti: lemak babi, daging berlemak, kacang-kacangan, minyak sayur tidak harus terlalu membatasi. Hindari makan makanan berkolesterol tinggi, seperti: jeroan hewan, kulit unggas, kuning telur, telur ikan, telur udang dan sebagainya. 2, berhenti merokok, berhenti minum. Jangan minum teh kental, kopi. Hindari makanan pedas dan merangsang, seperti: cabai, mustard. 3 . Setelah operasi pada bulan Januari, sejauh mungkin, kurangi makan makanan berkarbonasi yang mudah menghasilkan gas. Seperti: susu, cola dan minuman lainnya. Pasien yang mengalami diare harus membatasi konsumsi makanan berserat kasar. Seperti: daun bawang, seledri dan sebagainya. 4, sejumlah kecil makanan, kuantitatif teratur, hindari makan berlebihan. 5, metode memasak harus digunakan untuk memasak, panggang lunak, air garam, uap, merebus, merebus, Dia, hindari menggunakan merebus, menggoreng, menggoreng dan sebagainya. Suhu yang tepat, hindari terlalu dingin dan terlalu panas. Makanan kaya kalsium (misalnya produk kacang kedelai) dan makanan kaya asam oksalat dan asam fitat (misalnya bayam, marjoram, dll.) tidak boleh dicampur dan dimasak dengan makanan yang sama. 6, sirosis hipertensi portal, harus makanan lunak, hindari makan makanan berduri, keras dan kasar, seperti: ikan, tulang dan sebagainya. Kembangkan kebiasaan buang air besar secara teratur, gunakan obat pencahar jika perlu. 7, dengan asites, makanlah makanan rendah garam atau bebas garam. Perawatan mandiri selang T: pasien yang menggunakan selang T harus memperhatikan agar area di sekitar selang tetap bersih dan kering. Selang drainase harus dipasang dengan benar agar tidak lepas. Ganti kantong drainase seminggu sekali. Amati jumlah, karakter dan warna empedu. Drainase lebih dari 600ml harus dinaikkan dengan tepat, tetapi jangan melebihi tingkat pembukaan sinus. Jika terjadi peningkatan atau penurunan secara tiba-tiba, sakit perut, kulit dan mata menguning, demam, dan lain-lain, segera datang ke rumah sakit. Biasanya tetap dalam suasana hati yang bahagia, hindari ketegangan dan kegembiraan emosional. Kombinasi kerja dan istirahat, olahraga yang sesuai. Seperti; berjalan kaki, jogging. Penyembuhan luka sebelum kontaminasi perban harus diganti di rumah sakit setempat tepat waktu. Luka dapat dimandikan setelah keropengnya lepas, dan perhatikan perlindungan luka saat menyeka tubuh sebelum keropeng. Mereka yang telah selesai minum obat perlu minum obat antiinflamasi empedu dan obat pelindung hati tepat waktu. Umumnya 2-4 minggu rawat jalan pasca operasi.