Gangguan Persepsi Sensori Keadaan Tidur

Gangguan persepsi kondisi tidur: perasaan subjektif akan insomnia atau tidur yang berlebihan, tetapi tidak ada bukti objektif. Selama tes polisomnografi, pasien bersikeras bahwa sulit untuk tertidur, mudah terbangun di tengah malam, dan waktu tidur yang singkat; namun, hasil tes yang sebenarnya jelas tidak sesuai dengan keluhannya, dan waktu serta struktur tidurnya normal. Penyakit ini biasanya dimulai pada usia paruh baya dan muda, dan lebih sering terjadi pada wanita. Beberapa pasien memiliki konsep tidur atau gejala fisik yang mencurigakan. Hal ini dapat menyebabkan kecemasan, depresi, penyalahgunaan zat atau ketergantungan. Obat anti-kecemasan efektif.