Bayi berusia dua bulan tidak bisa tidur nyenyak, biasanya karena kekurangan kalsium, vitamin D dan elemen lainnya, atau perkembangan kepala yang tidak sempurna, atau karena ketidaknyamanan lingkungan dan alasan lainnya. Penyebab umum dan metode pengobatan a. Faktor fisiologis: Perkembangan kepala bayi belum sempurna dan pusat syaraf tidurnya belum matang, sehingga tidak bisa tidur nyenyak. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, fungsi berbagai bagian akan berangsur-angsur membaik, dan gejala sulit tidur akan membaik. Faktor lingkungan: Jika lingkungan tidur bayi terlalu rendah atau terlalu tinggi, jika ada gigitan nyamuk, jika udara terlalu kering atau lembab, dapat menyebabkan bayi tidak nyaman. Orang tua harus mengamati lingkungan tidur bayi, menyesuaikan suhu ke keadaan yang nyaman, memeriksa apakah bantal dan selimutnya lembab, dan menjaga agar ruangan tetap redup, yang akan membantu bayi lebih banyak tertidur. Ketiga, faktor patologis: 1, kekurangan kalsium, vitamin D dan elemen jejak lainnya: Jika tubuh bayi kekurangan kalsium, vitamin D dan elemen jejak lainnya, akan ada iritabilitas, berkeringat, menangis dan gejala lainnya, juga dapat menyebabkan rakhitis. Orang tua harus membawa bayi mereka ke luar rumah di bawah sinar matahari dengan benar dan menambah kekurangan kalsium atau vitamin D di bawah bimbingan dokter.2. Penyakit otak: Jika bayi Anda menangis, mudah terbangun dan sulit tidur dalam waktu yang lama, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan komprehensif untuk memeriksa apakah ada masalah seperti ensefalopati hipoksia-ischaemic. Jika terdapat faktor penyakit, maka perlu diobati sedini mungkin dengan memberikan terapi oksigen, bersamaan dengan pengobatan simtomatik untuk menghindari konsekuensi buruk lebih lanjut. Orang tua dapat menyenandungkan lagu pengantar tidur, atau menepuk atau mengelus bayi dengan tangan mereka untuk membuat bayi merasa aman sehingga ia bisa tidur nyenyak.