Metastasis intrakranial adalah tumor ganas dari bagian tubuh lain yang bermetastasis ke dalam tengkorak, termasuk karsinoma, sarkoma, dan melanoma. Mayoritas metastasis intrakranial yang terlihat dalam praktik klinis adalah metastasis dari tumor kanker, yaitu lebih dari 90% kasus. Ada tiga cara bagi tumor ganas untuk bermetastasis ke dalam tengkorak: hematologis; limfatik; dan invasi langsung. Rute yang paling umum adalah melalui aliran darah. Rute metastasis dan lokasi metastasis terkait dengan lokasi tumor primer. Sebagai contoh, kanker paru, kanker payudara dan kanker kulit umumnya bermetastasis melalui aliran darah, dan cenderung membentuk beberapa kanker metastasis di otak, yang dapat menyebabkan kematian yang cepat tanpa pengobatan. Karsinoma pada saluran pencernaan lebih cenderung bermetastasis melalui sistem limfatik dan menyebar ke meninges. 1 . X-ray kranial sering digunakan untuk pasien dengan metastasis kranial, dan lebih membantu untuk mendiagnosis pasien dengan tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial, terutama mereka yang memiliki kelenjar pineal yang bergeser. CT saat ini merupakan pilihan pertama untuk diagnosis metastasis intrakranial dan tidak hanya dapat menunjukkan bentuk, ukuran, lokasi, jumlah, hidrosefalus yang menyertai dan hidrosefalus sekunder, tetapi juga tingkat pergeseran struktur garis tengah. Tumor ini juga dapat berupa massa kistik dengan nodul di dalam rongga kistik dan dapat menunjukkan area dengan kepadatan tinggi atau bidang cairan dengan adanya perdarahan. Jika tumor tumbuh dengan cepat, mungkin akan terlihat nekrosis dan perubahan kistik di bagian tengah tumor. 3 . Pemeriksaan MRI Pemeriksaan MRI tidak hanya dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang karakteristik intrinsik metastasis, tetapi juga mengungkapkan beberapa lesi untuk memudahkan diagnosis. Hal ini karena MRI dapat mendeteksi tumor yang lebih kecil daripada CT, dan lesi multipel merupakan karakteristik metastasis. Lesi pada fosa kranial posterior dan dekat dasar tengkorak mudah dideteksi karena adanya pengangkatan artefak tulang. Metastasis yang khas muncul sebagai sinyal T1 dan T2 yang panjang dengan pita edema yang lebih panjang di sekitarnya. Karena edema sering kali merupakan sinyal T2 yang jelas dan panjang pada gambar berbobot T2, maka akan lebih mudah untuk mendeteksi lesi dibandingkan dengan gambar berbobot T1, terutama lesi yang lebih kecil. Pungsi lumbal tidak diindikasikan untuk sebagian besar metastasis intrakranial dan sering digunakan untuk menentukan apakah metastasis intrakranial telah terjadi pada leukemia akut, limfoma non-Hodgkin, dll. Cairan serebrospinal dapat digunakan untuk memandu penatalaksanaan klinis ketika sel tumor terdeteksi.