Film “Do Not Disturb” membuat orang teringat akan penyakit “melanoma”, dan banyak pasien dengan “tahi lalat” datang ke klinik dermatologi sekaligus. Jadi, apa itu melanoma? Apakah yang dimaksud dengan “tahi lalat”? ”Tahi lalat” adalah tumor kulit jinak yang terdiri dari kelompok melanosit dan jaringan di sekitarnya, yang bisa berwarna merah muda, coklat kekuningan, coklat atau mendekati warna kulit normal. Mereka biasanya datar atau terangkat pada permukaan kulit, bulat atau oval dan sering kali lebih kecil dari 5mm, sedangkan “melanoma” adalah transformasi ganas melanosit, sejenis melanosit yang tumbuh di luar kendali, memiliki kecenderungan untuk bermetastasis dan mengancam jiwa. ”Tahi lalat dapat diklasifikasikan sebagai tahi lalat junctional, campuran atau intradermal. Melanoma sering timbul dari transformasi ganas dari dua yang pertama, sedangkan yang terakhir biasanya tidak ganas. ”Tahi lalat biasanya terbentuk sebagai reaksi terhadap sinar matahari, tetapi 1% tahi lalat hadir saat lahir dan dapat tumbuh dan bahkan mengembangkan rambut saat orang tersebut tumbuh. Tahi lalat yang paling umum biasanya tidak berkembang menjadi melanoma, tetapi tingkat kehati-hatian yang tinggi diperlukan ketika tahi lalat yang sudah ada mengalami perubahan ukuran, bentuk, warna dan tekstur, atau ketika ada kondisi seperti tahi lalat raksasa bawaan, tahi lalat perkembangan abnormal, tahi lalat multipel (lebih dari 50), tahi lalat di ujung anggota badan, tahi lalat atau hiperpigmentasi di saluran pencernaan dan saluran genitourinari, atau tahi lalat yang telah terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang lama. Para ahli onkologi kini telah merangkum aturan ABCDE untuk membantu Anda mengingat dan mengenali variasi tahi lalat: A: Asimetri: separuh tahi lalat terlihat asimetris dengan separuh lainnya. B: Ketidakteraturan perbatasan: Perbatasannya tidak teratur atau memiliki tanda potong atau tepi bergerigi, tidak seperti tahi lalat berpigmen normal yang memiliki garis bulat atau oval yang halus. C: Variasi Warna: Nevi normal sering kali monokromatik, sedangkan melanoma memiliki warna yang berbeda seperti coklat, coklat, coklat-hitam, biru, merah muda, hitam dan putih. D: Diameter: Tahi lalat yang berdiameter lebih besar dari 5mm atau tahi lalat yang ukurannya meningkat secara signifikan dalam waktu singkat, perlu ditangani dengan hati-hati. Setiap tahi lalat yang lebih besar dari 1cm harus dibiopsi untuk evaluasi. E: Elevasi: Setiap lesi hiperpigmentasi yang terangkat dengan cepat atau memiliki permukaan yang tidak rata harus segera diperiksa. Segera cari pertolongan medis apabila salah satu dari hal ini terjadi.