Untuk menilai efek pembedahan terhadap fungsi seksual dan tidur pada pasien dengan sinusitis kronis, sebuah penelitian prospektif retrospektif dilakukan pada pasien dengan sinusitis kronis yang diobati dengan endoskopi hidung. Setiap pasien dinilai berdasarkan Rhinosinusitis Disorder Index (RSDI) sebelum dan sesudah operasi, dan skor untuk fungsi tidur dan seksual dievaluasi. Hasilnya menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum operasi (1,1 +/- 1,0) dan skor setelah operasi (0,7 +/- 0,8) terkait fungsi seksual. Dengan menggunakan sistem penilaian Rhinosinusitis Disorder Index (RSDI), ditemukan bahwa fungsi seksual membaik pada pasien sinusitis kronis setelah operasi sinus.