Dialisis peritoneal otomatis dalam pengobatan cedera ginjal akut

  Pada pasien dengan AKI, kerusakan ginjal hanya merupakan salah satu aspek dari penyakit ini, tetapi gangguan lingkungan internal sistemik dan komorbiditas yang mengikuti AKI seringkali merupakan faktor penting dalam mempercepat perkembangan penyakit. Oleh karena itu, inti dari terapi APD adalah memberikan terapi suportif yang memperbaiki gangguan metabolik dan menjaga keseimbangan volume dan elektrolit dalam tubuh, untuk melindungi fungsi organ-organ vital seperti jantung, otak, dan ginjal. Oleh karena itu, hal-hal berikut ini harus diperhatikan selama penerapan APD.  Sebagian besar kasus AKI sering dikaitkan dengan gangguan hemodinamik, yang dapat memburuk seiring dengan perkembangan penyakit dan menyebabkan serangkaian penyakit penyerta. Oleh karena itu, penerapan PD sejak dini tidak hanya dapat memperbaiki gangguan metabolisme, tetapi juga membantu menjaga stabilitas hemodinamik tubuh.  AKI sangat berbeda dengan gagal ginjal stadium akhir. Selain gangguan ginjal yang progresif, status metabolisme dan keseimbangan nutrisi tubuh sangat berbeda dengan gagal ginjal stadium akhir, sehingga tidak disarankan untuk meniru model pengobatan gagal ginjal. Program dialisis harus disesuaikan dengan ukuran tubuh pasien, status metabolik dan sisa fungsi ginjal. Pola dan dosis dialisis harus disesuaikan dengan parameter biokimia dan fisiologis harian (berat badan, tekanan vena sentral, urea KT/V, dll.). Perlu diperhatikan bahwa naik turunnya kreatinin darah merupakan hal yang umum digunakan sebagai dasar utama untuk menilai perubahan kondisi, tetapi sebenarnya hal ini sama sekali tidak masuk akal. Kreatinin darah sangat dipengaruhi oleh diet dan metabolisme dan dapat menyesatkan dalam penentuan AKI. Selain itu, lebih penting lagi untuk menjaga keseimbangan volume tubuh selama perawatan AKI, jadi ini harus menjadi pertimbangan utama ketika memilih modalitas dialisis.  APD membutuhkan laju aliran dialisat dan laju aliran yang tinggi, sehingga kateter dialisis harus dipilih dengan lubang samping dan tegangan sebanyak mungkin, seperti pipa berbelit-belit SWANNECK.  Pencegahan penyakit penyerta terkait dialisis Pasien AKI memiliki jumlah inklusi yang tinggi dan daya tahan tubuh yang lemah, sehingga rentan terhadap penyakit penyerta terkait dialisis, terutama infeksi, selama perawatan APD. Selain itu, APD juga dapat berdampak pada fungsi paru-paru pada pasien yang berventilasi mekanis.  Kesimpulannya, PD memiliki keunikan dalam kemampuannya untuk melindungi fungsi ginjal yang tersisa dan menjaga kestabilan lingkungan internal tubuh. Dibandingkan dengan CRRT lainnya, PD tidak hanya sederhana secara teknis, mudah dilakukan dan murah, tetapi juga sangat cocok sebagai pengobatan pilihan untuk beberapa pasien dengan AKI ringan hingga sedang, terutama jika mereka dapat dirawat di rumah.