Pasien dengan SLE dapat secara bertahap menstabilkan penyakit mereka setelah pengobatan standar, dan pengobatan mereka dapat dikurangi secara bertahap. Namun demikian, karena berbagai faktor (misalnya, flu, infeksi, kehamilan, pembedahan, pengerahan tenaga, guncangan psikologis, paparan sinar matahari, penghentian pengobatan, dll.), penyakit ini dapat kambuh, dan beberapa orang berpindah dari fase stabil ke fase aktif. Jadi, kapan kita harus mempertimbangkan perubahan kondisi, yaitu kambuh? Kita bisa menentukan hal ini dari gejala klinis dan tes laboratorium. Jika Anda menemukan salah satu dari yang berikut ini, Anda harus mempertimbangkan peninjauan ulang penyakit dan segera mencari pertolongan medis: 1. Demam yang tidak diketahui asalnya: yaitu demam yang tidak dapat dijelaskan oleh flu biasa, infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan atau penyebab lainnya; 2. Ruam baru, terutama ruam seperti vaskulitis pada ujung jari tangan (jari kaki); 3. Ulkus baru pada mulut atau hidung; 4. Rambut rontok; 5. Pembengkakan dan nyeri sendi yang berulang; 6. Efusi pleura atau efusi perikardial yang tidak dapat dijelaskan oleh penyebab lain; 7. Pembengkakan dan peningkatan proteinuria; 8. Leukositopenia atau trombositopenia atau peningkatan anemia; 9. Gejala-gejala neurologis seperti pusing, sakit kepala, muntah dan kejang-kejang; 10. Peningkatan titer ANA (anti-nuclear antibody) dan antibodi DNA anti-double stranded; 11. Peningkatan sedimentasi; 12. Penurunan komplemen, terutama C3. Kami meminta pasien untuk kembali ke rumah sakit untuk tindak lanjut dan tes darah secara teratur untuk mendeteksi perubahan penyakit pada tahap awal, untuk membuat penilaian tepat waktu tentang kekambuhan penyakit, untuk menyesuaikan pengobatan dan untuk menghindari penundaan penyakit. Antibodi komplemen dan ANA serta anti-double-stranded DNA adalah indikator laboratorium yang umum digunakan untuk menentukan aktivitas SLE, tetapi seseorang tidak boleh yakin bahwa flare lupus hadir hanya dengan melihat hasil tes yang abnormal. Analisis komprehensif tentang apakah ada penyebab lain diperlukan untuk menghindari kesalahan perhitungan, yang dapat mengubah arah pengobatan atau bahkan menyebabkan kecelakaan besar. Oleh karena itu, kami ingin mengingatkan semua orang untuk segera mencari pertolongan medis setelah timbulnya gejala-gejala yang disebutkan di atas, dan pengobatan dini dan wajar akan memungkinkan pasien untuk mendapatkan prognosis yang baik.