Apa yang harus dilakukan tentang ankylosing spondylitis

  Ankylosing spondylitis adalah penyakit jaringan ikat kronis kuno dengan pengelompokan keluarga yang signifikan dan hubungan yang kuat dengan HLA-B27. Ankylosing spondylitis memiliki distribusi di seluruh dunia dan merupakan salah satu penyakit sendi yang paling umum, dengan prevalensi populasi yang bervariasi menurut etnis dan negara. Secara umum, prevalensi tertinggi ditemukan pada orang India, diikuti oleh orang Kaukasia, lebih rendah pada orang kulit kuning daripada Kaukasia dan terendah pada orang kulit hitam.  I. Usia
Ankylosing spondylitis dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi biasanya berkembang antara usia 10 dan 40 tahun. 10% hingga 20% penderita AS mengembangkan penyakit ini sebelum usia 16 tahun, dengan puncaknya pada usia 15-35 tahun dan usia rata-rata onset 25 tahun, sedangkan setelah usia 50 tahun jarang terjadi pada anak di bawah usia 8 tahun. Setelah gejala-gejala menjadi jelas dan riwayat medis diikuti, penyakit ini sebenarnya sudah ada selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Menurut laporan nasional dan internasional, rata-rata penundaan antara timbulnya gejala awal dan diagnosis definitif bisa tiga hingga empat tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, karena meningkatnya perhatian dan diagnosis ankylosing spondylitis, sejumlah besar anak-anak berusia 6 hingga 10 tahun telah didiagnosis, dengan kecenderungan usia onset yang lebih muda.
Kecenderungannya adalah menuju usia onset yang lebih muda.  Prevalensi AS pada umumnya lebih tinggi pada pria, sedangkan pada wanita relatif jarang.
Namun demikian, penelitian terbaru menemukan bahwa perbedaan kejadian ankylosing spondylitis tidak begitu besar di antara kedua jenis kelamin, kecuali bahwa onset penyakit ini sering lebih lambat dan kurang parah pada wanita, dan presentasi klinisnya kurang khas, sehingga lebih mudah untuk menunda diagnosis atau bahkan melewatkan diagnosis. Tingkat pasien pria bervariasi menurut lokasi geografis, berkisar antara 65% hingga 80%, dengan rasio pria dan wanita secara keseluruhan dari pasien AS sekitar 3:1.
~Manifestasi klinis penyakit ini bervariasi menurut jenis kelamin. Pada pria, tulang belakang dan panggul paling sering terlibat, dan dinding dada, pinggul, bahu dan kaki juga bisa terlibat. Sebaliknya, pasien wanita memiliki usia onset yang relatif terlambat dan memiliki lesi tulang belakang yang relatif ringan, sementara lutut, pergelangan tangan, pergelangan kaki, pinggul dan panggul lebih sering terlibat.